Imbas Perang, Negara Tetangga RI Serempak Naikkan Harga BBM
Konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran mulai memberikan dampak langsung terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) global.
Kenaikan ini turut dirasakan di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), di mana sejumlah negara mulai menyesuaikan harga jual BBM sejak awal Maret 2026, setelah konflik pecah pada akhir Februari.
Harga Minyak Dunia Melonjak
Kenaikan harga BBM di berbagai negara tidak terlepas dari lonjakan harga minyak mentah dunia yang terjadi dalam waktu singkat.
Sebelum perang meletus pada 27 Februari 2026, harga minyak Brent tercatat berada di level US$ 72,48 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) di US$ 67,02 per barel.
Namun setelah konflik pecah pada 28 Februari, harga minyak langsung melonjak tajam.
Pada 16 Maret 2026, harga Brent bahkan sempat menembus US$ 105,84 per barel, sementara WTI mencapai US$ 100,37 per barel.
Kenaikan signifikan ini menjadi pemicu utama meningkatnya harga BBM di berbagai negara, termasuk di Asia Tenggara.
Baca Juga: MBG DIsebut Prabowo Memperkuat Ekonomi hingga ke Akar
Harga BBM di Asia Tenggara Naik
Mengutip Al Jazeera, sejumlah negara di Asia Tenggara mengalami kenaikan harga BBM jenis bensin RON 95 dalam periode 23 Februari hingga 11 Maret 2026.
Di Kamboja, harga bensin naik dari US$1,11 per liter menjadi US$1,32 per liter atau meningkat sekitar 18,91 persen.
Vietnam mencatat kenaikan yang lebih tinggi, dari US$0,75 per liter menjadi US$1,13 per liter atau melonjak hingga 50,66 persen.
Sementara di Laos, harga BBM naik dari US$1,34 menjadi US$1,78 per liter, atau meningkat sekitar 32,83 persen.
Singapura juga mengalami kenaikan dari US$2,16 menjadi US$2,50 per liter, sedangkan Malaysia mencatat kenaikan tipis dari US$0,65 menjadi US$0,68 per liter.
Di Myanmar, harga BBM naik dari US$0,77 menjadi US$0,84 per liter atau sekitar 9 persen.
Harga BBM di Indonesia
Sementara di Indonesia, harga jual BBM di SPBU saat ini belum mencerminkan dampak langsung dari konflik di Timur Tengah.
Harga BBM yang berlaku saat ini ditetapkan per 1 Maret 2026, dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak pada dua bulan sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta acuan Mean of Platts Singapore (MOPS).
Dampak kenaikan harga minyak dunia saat ini diperkirakan baru akan terlihat pada penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 April 2026, mengingat penyesuaian dilakukan setiap awal bulan.
Untuk BBM bersubsidi, harga hingga Maret 2026 masih tetap, yakni Rp 10.000 per liter untuk Pertalite (RON 90) dan Rp 6.800 per liter untuk Solar subsidi.
Baca Juga: Komite Dibentuk Putra Mahkota Iran, Tanda Gabung AS-Israel?
Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina
Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp 12.300 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 12.900 per liter
Dexlite: Rp 14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter
Daftar Harga BBM di SPBU Swasta
Shell Super: Rp 12.390 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp 14.620 per liter
BP 92: Rp 12.390 per liter
BP Ultimate: Rp 12.920 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter
Vivo Revvo 92: Rp 12.390 per liter
Vivo Revvo 95: Rp 12.930 per liter
Vivo Diesel Primus: Rp 14.610 per liter
Gasoline 92 (Mobil Indostation): Rp 12.395 per liter.

[…] Imbas Perang, Negara Tetangga RI Serempak Naikkan Harga BBM […]