Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi, Manajemen KAI akan Dievaluasi Danantara
Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), menyusul kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Dony menjelaskan, bahwa evaluasi menyeluruh terhadap manajemen BUMN di sektor perkeretaapian akan dilakukan setelah hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dirilis.
Baca Juga : Menlu Iran Bongkar Aib Trump di Hadapan Putin!
“Kita tunggu hasil dari pada KNKT, itu akan kita jadikan sebagai bahan untuk evaluasi daripada menajemen kita,” kata Dony di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Selain itu, Dony menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan tidak hanya menyasar manajemen, tetapi juga akan berfokus pada peningkatan aspek keamanan transportasi publik secara menyeluruh.
Ia menambahkan, khusus pada moda kereta api, penguatan sistem keselamatan akan difokuskan pada lebih dari 1.800 lintasan kereta yang telah beroperasi di berbagai wilayah.
“Apalagi dengan kejadian ini kita melakukan evaluasi total terhadap keamanan daripada transportasi masal kita. Dan itu Bapak Presiden menyampaikan akan ada tambahan untuk keseluruhan dari proses keamanan, dan juga kita akan evaluasi,” tegasnya.
Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Capai Puluhan Orang
Diketahui, jumlah korban akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mencapai 15 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lanjutan.
Baca Juga : Taksi Green SM Buka Suara Usai Terlibat Kecelakaan KA
Sementara itu, puluhan korban luka telah mendapatkan perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan yang telah disiapkan.
Pihak KAI memastikan bahwa seluruh korban memperoleh penanganan terbaik. Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka maupun biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia dipastikan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan dan pihak asuransi.
