Iran Keluarkan Peringatan Keras ke Kapal Minyak di Selat Hormuz
Pemerintah Iran mengeluarkan peringatan kepada kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz agar meningkatkan kewaspadaan di tengah ketegangan militer di kawasan Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Iran setelah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa seluruh kapal tanker serta aktivitas pelayaran di kawasan tersebut harus meningkatkan kehati-hatian selama situasi keamanan belum stabil.
Baca Juga : Harga Minyak Tembus US$113/Barel, Ini Respons Trump
“Selama situasinya tidak aman, saya pikir semua kapal tanker, semua navigasi maritim, harus sangat berhati-hati,” ujarnya, seperti dikutip CNBC International, Selasa (10/3/2026).
Baghaei juga membela serangan yang dilakukan Iran terhadap sejumlah target di kawasan Teluk. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk pembelaan diri terhadap agresi yang terjadi.
“Apa yang kami lakukan terhadap pangkalan dan aset militer milik para agresor terhadap Amerika Serikat di kawasan ini adalah sah menurut hukum internasional,” kata Baghaei.
Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memicu gejolak di pasar energi global. Harga minyak mentah dilaporkan melonjak hingga menembus level US$100 atau sekitar Rp1,69 juta per barel.
Lonjakan harga tersebut terjadi karena terganggunya jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, yang merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia.
Baghaei juga menegaskan bahwa Iran telah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, Teheran telah menyiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk seperti invasi darat.
Di tengah situasi konflik tersebut, Iran juga memasuki fase baru dalam kepemimpinan nasional. Baghaei menyebut masyarakat dan lembaga negara akan bersatu di bawah pemimpin tertinggi baru, Mojtaba Khamenei.
Mojtaba baru saja ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas pada hari pertama pecahnya perang.
Baca Juga : Helikopter Israel Masuk Lebanon, Hizbullah Siap Melawan!
“Lembaga negara, rakyat, dan pemerintah semuanya telah menunjukkan bahwa mereka akan bersatu di sekitar kepemimpinan baru,” ujarnya.
Baghaei juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyinggung kemungkinan campur tangan dalam penentuan kepemimpinan Iran. Ia menolak keras gagasan tersebut dan menegaskan bahwa hanya rakyat Iran yang berhak menentukan pemimpin serta sistem pemerintahan mereka tanpa intervensi pihak luar.

[…] Iran Keluarkan Peringatan Keras ke Kapal Minyak di Selat Hormuz […]
[…] Iran Keluarkan Peringatan Keras ke Kapal Minyak di Selat Hormuz […]