Malaysia Selidiki ‘Kampung Israel’, Anwar Buka Suara
Pemerintah Malaysia tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan keberadaan “kampung Israel” di wilayah Johor. Investigasi dilakukan menyusul laporan mengenai kehadiran warga negara Israel dalam sebuah proyek komunitas teknologi swasta yang beroperasi di negara bagian tersebut.
Perdana Menteri (PM), Anwar Ibrahim, turut menanggapi isu tersebut dengan menegaskan bahwa Malaysia tetap berpegang pada kebijakan tidak mengakui negara Israel.
Dikutip dari CNBC Indonesia yang melansir laporan Middle East Monitor, penyelidikan resmi kini dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia. Fokus investigasi diarahkan pada proyek Network School, sebuah komunitas bagi profesional digital yang didirikan mantan Chief Technology Officer (CTO) Coinbase, Balaji Srinivasan.
Baca Juga : APBN 2026 Defisit, Ini Kata Purbaya
Penyelidikan bermula setelah beredarnya unggahan di media sosial yang menyebut sejumlah peserta proyek memiliki kewarganegaraan ganda, termasuk Israel, dan memasuki Malaysia menggunakan paspor negara lain.
“Jika kita menemukan warga Israel, mereka akan segera dideportasi karena kita tidak mengakui Israel,” tegas Anwar merespons dugaan pelanggaran imigrasi di wilayahnya dikutip Rabu (22/7/2026).
Proyek Network School Jadi Sorotan
Network School beroperasi di kawasan Forest City, Johor, yang merupakan proyek reklamasi berskala besar. Berdasarkan informasi di situs resminya, komunitas tersebut dibangun sebagai kawasan hunian berbasis komunitas bagi pelaku industri teknologi, pengusaha digital, dan pengembang startup.
Malaysia sendiri tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Karena itu, pemegang paspor Israel pada umumnya hanya dapat memasuki wilayah Malaysia melalui izin khusus dengan persyaratan yang sangat ketat.
Baca Juga : Purbaya Ungkap Siapkan Dana Tambahan untuk BPJS Kesehatan
Meski demikian, pemerintah menilai terdapat kemungkinan warga berkewarganegaraan ganda memasuki Malaysia menggunakan paspor negara lain. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan otoritas imigrasi.
Anwar menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan tegas apabila investigasi menemukan adanya pelanggaran aturan keimigrasian yang melibatkan warga negara Israel.
“Jika tuduhan itu terbukti benar, mereka akan segera dideportasi. Seluruh otoritas terkait saat ini sudah melangsungkan penyelidikan,” pungkas Anwar menegaskan komitmen penegakan hukum pemerintahannya.

[…] Malaysia Selidiki ‘Kampung Israel’, Anwar Buka Suara […]