Purbaya Ajak Gen Z Serius Kuliah Demi Ekonomi Indonesia
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan tegas kepada mahasiswa generasi Z agar tidak malas dan lebih sungguh-sungguh menjalani pendidikan.
Pesan ini disampaikan ketika memberikan kuliah umum di Graha Widya Wisuda, IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Jumat (21/11/2025).
Di hadapan para mahasiswa, Purbaya menekankan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia unggul untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga ke level 8 persen.
“Kita perlu orang-orang pintar lebih banyak lagi. Jadi, teman-teman gen Z yang lagi kuliah, belajar sungguh-sungguh, jangan malas-malasan. Kita perlu anda untuk mendukung delapan persen terus-terusan ke depan nanti,” ungka Purbaya, dikutip dari keterangan resmi IPB University (22/11/2025).
Baca Juga: Penangkapan Beras Impor Ilegal 40,4 Ton di Batam
Ia menegaskan bahwa proses belajar memang tidak mudah, tetapi hasilnya akan sangat berarti bagi masa depan mahasiswa dan bagi negara.
“Belajar memang tidak gampang, tetapi kalau Anda berhasil, buah manis menunggu anda di depan. Yang lebih penting, negara menunggu kontribusi anda,” tuturnya.
Pengalaman Masa Kecil yang Membangun Disiplin
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga mengenang masa kecilnya yang tumbuh di lingkungan Kampus IPB Dramaga sejak 1972 hingga 1983. Menurutnya, disiplin yang ia miliki hari ini terbentuk dari rutinitas yang ditempa sejak sekolah.
“Saya dari 1972 sampai 1983 hidup di Kampus IPB Dramaga, Jalan Anggrek nomor 12. Saya ingat, rumah di sini, sekolahnya di Bogor,” kata Purbaya.
Ia bercerita bahwa setiap hari ia berjalan kaki sekitar dua kilometer menuju sekolah.
“04.30 WIB udah bangun, jam 05.00 WIB sudah jalan kaki. 2 km dari rumah ke depan kampus. Makanya saya tinggi, rajin jalan pagi dulu,” ujar dia.
Kebiasaan itu, menurutnya, membentuk ketangguhan dan kedisiplinan.
“Itu salah satu hal yang menggembleng saya menjadi cukup teguh menghadapi tantangan. Karena kalau bangunnya telat dan terlambat masuk kelas, repot. Bisa dimarahi guru,” jelas dia.
Dalam kuliah umum tersebut, ia juga memaparkan pandangannya mengenai Sumitro Economics, sebuah konsep ekonomi yang menekankan tiga pilar utama:
- Pertumbuhan yang cepat
- Pemerataan manfaat pembangunan
- Stabilitas nasional
Respons dari IPB University dan Alumni
Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menilai pesan dan materi yang disampaikan Purbaya sangat relevan bagi mahasiswa, terutama mereka yang kelak akan berperan sebagai pembuat kebijakan.
“Pemahaman ekonomi makro dan kebijakan fiskal sangat utama bagi mahasiswa IPB University yang kelak menjadi pengambil kebijakan. Kehadiran Pak Menteri memberikan perspektif nyata mengenai tantangan ekonomi bangsa,” jelas Arif.
Ketua Himpunan Alumni IPB University, Walneg S Jas, juga menegaskan komitmen alumni untuk memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan nasional.
“Kuliah umum ini adalah bentuk kolaborasi strategis alumni dan kampus untuk menghadirkan pemikiran terbaik bagi Indonesia,” ucap dia.
Baca Juga: Panduan Investor Saham: Manfaat dan Cara Mulai untuk Pemula
