Qatar Ungkap Mediasi AS-Iran Masuk Tahap Lanjutan
Qatar mengungkapkan upaya mediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kini telah memasuki tahap yang lebih maju. Sejumlah mediator regional disebut telah mulai mempertukarkan draf bahasa kesepakatan sebagai bagian dari proses diplomasi.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan negaranya bekerja sama dengan Oman dan Pakistan untuk menjembatani pertukaran gagasan serta proposal antara Washington dan Teheran.
Menurut dia, negara-negara di Timur Tengah kini berupaya mencegah konflik semakin meluas dengan mengedepankan jalur diplomasi.
Baca Juga: Presiden Iran Disebut 28 Kali Hendak Mundur, Ini Kata Mojtaba
“Fokus kami saat ini adalah menghindari eskalasi, membuka kembali Selat (Hormuz), dan membuka kembali pintu diplomasi antara kedua pihak,” kata Al Ansari kepada wartawan di Doha, Selasa (4/8/2026), seperti dikutip Euronews.
“Kami tengah mengarah pada resolusi diplomatik sebagaimana yang sedang kami bicarakan saat ini. Ada upaya-upaya yang tengah berjalan di lapangan dan berada pada tahap yang cukup maju,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah perbedaan klaim antara AS dan Iran mengenai keberlangsungan perundingan. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan pembicaraan sedang berlangsung dan menyebutnya sebagai kesempatan terakhir bagi Iran untuk mencapai kesepakatan sebelum kemungkinan aksi militer lanjutan.
Di sisi lain, Iran membantah sedang bernegosiasi dengan Washington. Meski demikian, Teheran mengakui tengah melakukan pembicaraan dengan Oman terkait navigasi di Selat Hormuz.
Belum Ada Jadwal Perundingan Langsung
Al Ansari menegaskan hingga kini belum ada jadwal resmi untuk perundingan langsung antara AS dan Iran. Namun, para mediator terus menyampaikan berbagai usulan dan gagasan dari kedua belah pihak.
Ia mengatakan Qatar tetap berharap proses diplomasi dapat berlanjut hingga menghasilkan kesepakatan yang lebih luas demi menciptakan stabilitas di Timur Tengah.
Menurut Al Ansari, dalam dua pekan terakhir Oman semakin aktif mengambil peran dalam proses mediasi. Sementara itu, Qatar terus berkoordinasi erat dengan Muskat.
“Para mediator, yaitu Qatar, Pakistan, dan kini Oman, semuanya bekerja sama dalam isu ini,” ujarnya.
“Kami berkoordinasi sangat erat dengan pihak Oman untuk memfasilitasi pembicaraan antara kedua pihak serta bertukar ide dan draf,” lanjutnya.
Baca Juga: Iran Diberi Trump Ultimatum Terakhir, Diancam akan “Dipancung” AS
Draf Kesepakatan Mulai Dipertukarkan
Saat ditanya mengenai adanya draf kesepakatan, Al Ansari tidak memastikan apakah dokumen lengkap sudah berada di meja perundingan. Meski begitu, ia mengakui pertukaran bahasa kesepakatan merupakan hal yang lazim dalam proses diplomasi.
“Yang biasa terjadi dalam proses semacam ini adalah draf senantiasa dipertukarkan,” katanya.
“Saya tidak akan mengomentari draf tertentu, tetapi saya bisa mengatakan bahwa bahasa kesepakatan yang mungkin telah disusun dan tengah beredar di antara kedua pihak,” lanjutnya.

[…] Qatar Ungkap Mediasi AS-Iran Masuk Tahap Lanjutan […]