Respons Saudi terkait MBS Disebut Dorong Trump Serang Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan mendorong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melanjutkan serangan terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Laporan tersebut diungkap oleh The New York Times yang mengutip sumber yang mengetahui percakapan antara kedua pihak.
Baca Juga: Tangki BBM Diserang Drone Iran, Bandara Kuwait Dilalap Api
Dalam laporan itu, MBS disebut memandang konflik sebagai peluang strategis untuk membentuk ulang peta geopolitik Timur Tengah, sekaligus menekan Iran yang dianggap sebagai ancaman jangka panjang bagi kawasan Teluk.
Sumber yang dikutip juga menyebutkan bahwa MBS melihat tekanan terhadap Iran, termasuk terhadap pemerintahan yang dinilai berhaluan garis keras, sebagai langkah penting yang perlu dilanjutkan.
Namun demikian, pemerintah Arab Saudi membantah keras laporan tersebut dan menegaskan komitmennya terhadap jalur diplomasi.
“Kerajaan Arab Saudi telah konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran,” kata juru bicara pemerintah Saudi, dikutip dari pernyataan resmi oleh Middle East Monitor (MEMO), Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: Selat Hormuz Berhasil Dilewati Kapal Tanker Thailand usai Lobi Iran
Pernyataan ini sejalan dengan sikap terbaru Arab Saudi yang menolak keterlibatan langsung dalam konflik yang sedang berlangsung.
Sebelumnya, MBS juga disebut menegaskan tidak akan mengizinkan wilayah Arab Saudi digunakan sebagai basis serangan terhadap Iran serta mendorong dialog sebagai solusi utama.
Di sisi lain, eskalasi konflik antara AS dan Iran terus meningkat dengan adanya serangan balasan dari Iran menggunakan drone dan rudal ke sejumlah titik strategis di kawasan, termasuk wilayah yang memiliki kepentingan militer AS.
Kondisi ini menempatkan Arab Saudi dalam posisi dilematis, di mana negara tersebut harus menjaga hubungan strategis dengan Amerika Serikat, sekaligus berupaya menahan eskalasi konflik agar tidak meluas di kawasan Teluk.
