Trump Klaim Iran Takluk, Setuju Stop Program Nuklir
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan negosiator Iran berjalan cukup positif. Ia bahkan mengklaim Teheran telah menyepakati untuk tidak memiliki senjata nuklir.
“Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir. Mereka telah menyetujui hal itu, di antara hal-hal lainnya,” kata Trump, dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (7/5/2026).
“Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan dan kita akan lihat apakah kita berhasil,” sambungnya.
Baca Juga : Purbaya Pede Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6% Tahun Ini
Trump juga menyatakan AS berada di posisi unggul dalam konflik tersebut karena sejumlah pemimpin Iran telah terbunuh.
Iran Beri Peringatan Keras ke Amerika Serikat
Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa Washington tidak akan memperoleh keuntungan tambahan lewat jalur diplomasi yang sebelumnya gagal dicapai melalui perang.
Juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei mengatakan AS harus memberikan konsesi apabila ingin mencapai kesepakatan.
Ia memperingatkan bahwa Iran akan memberikan respons keras bila AS tetap bersikeras.
“Jika AS tidak menyerah dan memberikan konsesi yang diperlukan, Iran akan memberikan respons yang keras dan akan menimbulkan penyesalan,” tegasnya.
Trump sendiri turut mengeluarkan ancaman baru apabila Iran menolak proposal yang diajukan AS.
“Jika Iran tidak menyetujui kesepakatan, pengeboman akan dimulai, dan sayangnya, akan terjadi pada tingkat dan intensitas yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” tegas Trump, dikutip dari AFP, Kamis.
Trump juga menyinggung Operasi Epic Fury, yakni serangan awal AS-Israel ke Iran. Ia menyebut operasi tersebut akan benar-benar berakhir jika Iran menyetujui poin-poin yang telah dibahas.
Sinyal Perdamaian AS-Iran Kian Menguat
Sebelumnya, laporan Axios menyebut Amerika Serikat dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz sekaligus mengakhiri perang.
“Kedua pihak hampir mencapai kesepakatan mengenai nota kesepahaman satu halaman untuk mengakhiri perang dan menetapkan kerangka kerja untuk negosiasi nuklir yang lebih rinci,” lapor Axios, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga : Trump Ancam Serang Iran Lebih Besar Jika Negosiasi Gagal
Dalam rancangan kesepakatan tersebut, Iran disebut bersedia menghentikan sementara pengayaan nuklir. Sebagai imbalannya, AS akan membuka akses terhadap miliaran dollar dana Iran yang selama ini dibekukan.
Washington juga disebut masih menunggu jawaban resmi Teheran terkait sejumlah poin penting dalam waktu 48 jam ke depan.
“Belum ada kesepakatan yang tercapai, tetapi sumber-sumber mengatakan bahwa ini adalah titik terdekat antara kedua pihak menuju kesepakatan sejak perang dimulai,” tulis Axios.

[…] Baca Juga: Iran Diklaim Trump Takluk, Setiuju Stop Program Nuklir […]
[…] Baca Juga : Trump Klaim Iran Setuju Hentikan Program Nuklir […]