Pemimpin Iran Jadi Sorotan, Laporan Intelijen AS Bikin Geger!
Laporan dari intelijen Amerika Serikat mengungkap adanya dugaan terkait isu orientasi seksual Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Informasi tersebut menyinggung bahwa mendiang ayahnya, Ali Khamenei, pernah memiliki kekhawatiran soal kelayakan putranya untuk menggantikan kepemimpinannya.
Presiden Donald Trump dilaporkan telah menerima pengarahan mengenai hal ini. Mengutip New York Post, Selasa (17/3/2026), Trump disebut menunjukkan reaksi terkejut saat mendengar laporan tersebut, bahkan hingga tertawa.
Baca Juga : AS Beberkan Sinyal Kapan Perang dengan Iran Berakhir!
Reaksi serupa juga disebut terjadi di antara sejumlah pejabat yang hadir dalam pengarahan tersebut. Salah satu pejabat intelijen senior bahkan dilaporkan terus membahasnya dalam beberapa hari setelah menerima informasi itu.
Informasi ini berasal dari dua pejabat komunitas intelijen, serta satu sumber lain yang dekat dengan Gedung Putih. Ketiganya menyatakan bahwa meskipun terdengar tidak lazim, laporan tersebut dinilai memiliki tingkat kredibilitas, dan bukan sekadar informasi palsu untuk menjatuhkan posisi Mojtaba Khamenei, yang ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi pada 8 Maret 2026.
Dua sumber menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei, yang dikenal sebagai figur berpengaruh di balik kepemimpinan ayahnya, diduga memiliki hubungan jangka panjang dengan seseorang dari lingkaran dekatnya sejak masa muda. Sementara sumber lain menyebut keterlibatan dengan individu yang pernah bekerja untuk keluarga tersebut.
Meski begitu, badan intelijen AS disebut belum memiliki bukti visual untuk memperkuat klaim tersebut. Namun, sumber menegaskan bahwa informasi ini berasal dari jaringan yang sangat terlindungi.
“Fakta bahwa hal ini diangkat ke level tertinggi dari yang tertinggi menunjukkan bahwa ada keyakinan kuat terhadap informasi ini,” ujar sumber kedua kepada New York Post lagi.
Isu Lama yang Kembali Muncul
Kabar terkait kehidupan pribadi Mojtaba Khamenei disebut bukan hal baru di internal Iran. Isu ini telah beredar sejak peristiwa kecelakaan helikopter pada Mei 2024 yang menewaskan Ebrahim Raisi, yang saat itu disebut sebagai kandidat kuat penerus kepemimpinan.
Selain itu, dokumen diplomatik lama yang pernah dipublikasikan oleh WikiLeaks juga menyinggung kondisi kesehatan pribadi Mojtaba Khamenei, termasuk riwayat perawatan medis di luar negeri.
Di mana dalam berkas tersebut, disebutkan bahwa Mojtaba Khamenei menikah sedikit terlambat, sekitar di usia 30 tahun karen masalah impotensi yang akhirnya terselesaikan setelah berobat ke London, Inggris.
“Mojtaba diharapkan oleh keluarganya untuk segera memiliki anak, tetapi membutuhkan kunjungan keempat ke Inggris untuk perawatan medis; setelah tinggal selama dua bulan, istrinya akhirnya hamil,” tulis berkas yang bocor tersebut.
Laporan lain dari CBS News, menyebutkan bahwa Ali Khamenei sempat mempertimbangkan faktor kehidupan pribadi putranya dalam menentukan penerus kepemimpinan.
Isu orientasi seksual sendiri di Iran merupakan hal yang sangat sensitif, dan memiliki konsekuensi hukum berat. Di negara tersebut, hubungan sesama jenis dilarang dan dapat dikenai sanksi keras.
Baca Juga : Konflik Memanas, Drone Iran Serang Pangkalan AS-Italia di Kuwait!
“Jika pernah ada waktu di mana tidak apa-apa untuk mengungkap orientasi seksual seseorang, itu adalah ketika orang tersebut merupakan pemimpin teokrasi Islam represif yang menggantung orang-orang gay di derek,” kata sumber tersebut.
Perang Narasi di Tengah Konflik
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran maupun Gedung Putih terkait laporan tersebut. Di tengah konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, berbagai informasi yang beredar dinilai sebagai bagian dari perang narasi, dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Situasi di Timur Tengah yang masih memanas membuat publik perlu menyikapi informasi seperti ini dengan hati-hati, sembari menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

[…] Pemimpin Iran Jadi Sorotan, Laporan Intelijen AS Bikin Geger! […]
[…] Baca Juga : Laporan Intelijen AS Bikin Heboh, Kehidupan Mojtaba Khamenei Terbongkar? […]