Trump Sebut Ada Pihak Iran yang Siap Akhiri Perang
Dilaporkan oleh CNN pada Kamis (23/4/2026), sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat meyakini telah mengetahui pihak di dalam Iran yang berpotensi menyetujui kesepakatan, meskipun terdapat indikasi perbedaan pandangan di internal pemerintahan Iran.
Meski demikian, Leavitt tidak mengungkap identitas tokoh yang dimaksud dan menegaskan bahwa informasi rinci mengenai hal tersebut menjadi kewenangan komunitas intelijen, serta Presiden Donald Trump.
Baca Juga : Gencatan Senjata Iran Berakhir Minggu, AS Sudah Kasih Tahu ke Israel!
Saat ditanya oleh CNN mengenai pemahaman pemerintah terkait siapa yang memiliki otoritas untuk mengambil keputusan final di Iran, Leavitt menjelaskan bahwa Gedung Putih bersama komunitas intelijen memiliki pemahaman yang cukup kuat mengenai hal tersebut.
“Namun, kami ingin melihat tanggapan yang terpadu dan usulan yang terpadu,” lanjutnya.
Menurut laporan CNN, salah satu kendala utama dalam proses perundingan adalah ketidakjelasan mengenai peran Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, termasuk instruksi yang telah ia berikan kepada tim negosiasi. Pejabat Amerika Serikat disebut belum memastikan apakah arahan yang jelas telah disampaikan, atau tim negosiator Iran masih bergerak tanpa pedoman yang tegas.
Tidak Ada Batas Waktu untuk Perang Iran
Presiden Donald Trump pada Rabu (22/4/2026) waktu setempat, menegaskan bahwa konflik dengan Iran tidak memiliki tenggat waktu tertentu dan menepis anggapan bahwa keputusan militernya dipengaruhi kepentingan politik domestik.
Saat ditanya mengenai kapan konflik berpotensi berakhir, Trump menegaskan bahwa tidak ada jadwal pasti maupun tekanan untuk segera mengakhirinya.
“Orang-orang bilang saya ingin segera menyelesaikan ini karena pemilihan paruh waktu, itu tidak benar,” kata Trump, dikutip dari CNN, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan bahwa pemerintahannya berfokus untuk menghasilkan kesepakatan terbaik bagi masyarakat Amerika.
Baca Juga : RI Pertimbangkan Tarif Pungut Tarif Kapal di Selat Malaka!
Sebelumnya, Trump sempat memperkirakan konflik akan berlangsung sekitar empat hingga enam minggu. Namun, hingga saat ini, perang telah memasuki minggu ketujuh.
Di sisi lain, Washington tetap menjalankan kebijakan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, meskipun gencatan senjata diperpanjang dan belum ada kepastian mengenai tanggal berakhirnya. Pemerintah Amerika Serikat juga terus mendorong Teheran untuk menyusun proposal terpadu guna membuka kembali jalur negosiasi.

[…] Trump Sebut Ada Pihak Iran yang Siap Akhiri Perang […]