Prabowo Evaluasi Kinerja BGN 1,5 Tahun, Ini Alasan Dadan Hindayana Diganti
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Dadan Hindayana dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Pergantian tersebut juga mencakup dua Wakil Kepala BGN, yakni Brigjen Pol Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Prasetyo mengatakan keputusan itu diambil setelah Presiden Prabowo melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir.
Baca Juga: AS Diungkap Purbaya Jadi Pengecualian Kebijakan DHE SDA
” Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” kata Prasetyo dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026).
Menurut Prasetyo, salah satu catatan yang menjadi perhatian berkaitan dengan kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” tutur dia.
Selain itu, evaluasi juga menyangkut aspek pengawasan kualitas makanan yang telah ditetapkan dalam standar Badan Gizi Nasional.
Prasetyo menyebut kedisiplinan dalam menjaga mutu makanan menjadi salah satu faktor yang ikut dipertimbangkan dalam evaluasi tersebut.
“Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini,” lanjut dia.
Ia menambahkan, selama proses evaluasi berlangsung Presiden Prabowo terus menerima berbagai masukan dari banyak pihak, mulai dari kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Pengusaha Ajukan 6 Permintaan, Ekspor SDA Satu Pintu Dimulai
Masukan tersebut kemudian menjadi bagian dari bahan pertimbangan pemerintah dalam melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program.
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dadan Hindayana, pemerintah menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Dalam menjalankan tugasnya, Nanik akan didampingi dua wakil kepala baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

[…] Prabowo Evaluasi Kinerja BGN 1,5 Tahun, Ini Alasan Dadan Hindayana Diganti […]
[…] Prabowo Evaluasi Kinerja BGN 1,5 Tahun, Ini Alasan Dadan Hindayana Diganti […]