Trump Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Terlibat Negosiasi Damai
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, memiliki peran langsung dalam proses negosiasi yang tengah berlangsung untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat tampil dalam siniar Pod Force One pada Rabu (3/6/2026), di tengah upaya diplomatik yang terus dilakukan untuk mencapai kesepakatan damai permanen.
Baca Juga : Netanyahu Klaim Teheran Melemah, Rezim Iran Tumbang!
“Dia terlibat, tentu saja. Ya, saya pikir mereka sangat menghormatinya,” ujar Trump mengenai Mojtaba Khamenei.
Trump menilai keterlibatan pemimpin tertinggi Iran menjadi faktor penting dalam mempercepat proses perundingan yang saat ini masih berlangsung.
Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei
Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengisyaratkan kemungkinan pertemuan langsung dengan Mojtaba Khamenei apabila proses negosiasi terus menunjukkan perkembangan positif.
Menurutnya, pertemuan tersebut dapat terjadi di masa mendatang tergantung hasil pembicaraan yang sedang berlangsung.
“Kita mungkin akan bertemu di beberapa titik, tergantung bagaimana semua ini berjalan,” tambahnya.
Iran Disebut Sepakat Tidak Memiliki Senjata Nuklir
Trump juga mengklaim bahwa Iran telah menyetujui salah satu poin penting dalam proses negosiasi, yakni tidak mengembangkan atau memiliki senjata nuklir.
Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi kemajuan besar dalam upaya menciptakan stabilitas kawasan dan mengurangi kekhawatiran dunia internasional terhadap program nuklir Iran.
“Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir, mereka sudah setuju tidak akan memiliki senjata nuklir. Mereka bisa saja berubah pikiran, tetapi itu adalah salah satu hal yang harus mereka sepakati, dan itu adalah hal yang besar,” tegas Trump.
Isu program nuklir Iran menjadi salah satu alasan utama yang sebelumnya dikemukakan oleh AS dan Israel ketika melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Proses Perdamaian Masih Berlanjut
Saat ini konflik bersenjata antara Iran dan pihak yang terlibat dalam perang tersebut berada dalam fase penghentian sementara melalui gencatan senjata.
Baca Juga : Mojtaba Muncul di Tengah Ketegangan, Serukan Persatuan
Di saat yang sama, berbagai jalur diplomasi terus dibuka untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih permanen. Sejumlah laporan menyebut proses mediasi juga melibatkan Pakistan sebagai salah satu fasilitator dialog.
Trump menegaskan dirinya optimistis terhadap perkembangan negosiasi yang berlangsung antara Washington dan Teheran.
“Pembicaraan ini berkembang pesat, dan berkembang dengan baik. Ini akan menjadi sangat baik,” papar Trump.
Ia menambahkan bahwa hasil pembicaraan yang sedang berjalan diyakini akan membawa dampak positif bagi stabilitas kawasan maupun hubungan antarnegara di masa depan.
