Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Bisa Rampung dalam 3 Hari
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah memasuki tahap akhir.
Pernyataan itu disampaikan dua hari setelah Iran dan Israel menghentikan saling serang yang sempat memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Iran meluncurkan rudal ke Israel pada Minggu (7/6/2026) sebagai respons atas serangan terhadap kelompok Hizbullah di Beirut, Lebanon.
Baca Juga: Ngamuk saat Wawancara, Trump Tinggalkan Studio Mendadak
Israel kemudian membalas serangan tersebut meskipun Trump disebut berupaya mencegah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengambil langkah itu.
Meski situasi relatif mereda, kedua negara masih memperingatkan kemungkinan kembalinya permusuhan di tengah upaya diplomatik yang terus berlangsung.
“Iran-Israel berdebat panjang lebar dan sekarang mereka berdua sepakat melalui saya untuk berhenti,” ujar Trump, dikutip dari AFP.
“Kita berada di tahap akhir dari kesepakatan yang akan sangat, sangat baik,” sambungnya.
Trump Sebut Kesepakatan Bisa Tuntas dalam 2-3 Hari
Saat ditanya kapan kesepakatan dengan Iran dapat tercapai, Trump memperkirakan proses tersebut hanya membutuhkan waktu dua hingga tiga hari lagi.
Menurut dia, kesepakatan yang sedang dinegosiasikan mencakup penghapusan program senjata nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Trump juga menegaskan bahwa AS kemungkinan besar tidak akan kembali menyerang Iran meski memiliki kemampuan untuk melakukannya.
Sebagai gantinya, ia menilai tekanan ekonomi melalui blokade jauh lebih efektif dibandingkan operasi militer.
“Jika kita melakukan pengeboman, Anda tahu banyak orang akan terbunuh. Siapa yang mau melakukan itu? Saya tidak mau dan kita akan memiliki dokumen yang ditandatangani yang sebenarnya lebih kuat daripada melakukan pengeboman,” jelas dia, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (9/6/2026).
“Yang terbukti sangat ampuh adalah blokade. Blokade ternyata jauh lebih kuat daripada pengeboman dan itu benar-benar kombinasi antara serangan awal kita dan kemudian blokade, tetapi Anda tahu ekonomi mereka benar-benar menderita. Mereka akan membuat kesepakatan,” lanjutnya.
Baca Juga: Trump Dituduh Presiden Kuba Siapkan 3 Skenario Tekan Havana
Trump Yakin AS Akan Menang atas Iran
Sebelumnya, Trump juga menyampaikan keyakinannya bahwa Amerika Serikat akan meraih kemenangan penuh atas Iran dalam waktu dekat.
Pernyataan itu disampaikan dalam kampanye virtual untuk mendukung Senator Lindsey Graham, salah satu sekutu dekatnya dari Partai Republik, pada Senin (8/6/2026).
Trump menilai posisi AS saat ini unggul dalam menghadapi Iran dan mengklaim kemenangan total akan segera diumumkan.
“Kami telah menjadi tim yang sangat tangguh, dan saya rasa kami sedang memenangkan pertempuran itu. Namun kalian benar-benar akan memenangkannya dalam dua pekan ke depan ketika kami menyatakan kemenangan total,” ujar Trump, dikutip dari TRT World.
“Itu akan menjadi kemenangan total. Ini akan terjadi sangat segera, dan harga minyak akan turun drastis,” tutur Trump.
