Pemakaman Ali Khamenei Ditunda Lagi, Ini Alasannya
Upacara pemakaman kenegaraan bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kembali mengalami penundaan.
Wali Kota Teheran, Alireza Zakani, mengumumkan bahwa pemakaman Khamenei kemungkinan baru akan digelar pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
Khamenei diketahui meninggal dunia di kediamannya di pusat Teheran pada 28 Februari 2026 akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga : Iran Blokade Selat Hormuz, AS Bantah Jalur Lumpuh
Sebelumnya, agenda pemakaman dijadwalkan berlangsung pada 4 Maret 2026. Namun, rencana tersebut ditunda karena situasi perang yang masih berlangsung.
Pemerintah Iran kemudian sempat menjadwalkan ulang prosesi penghormatan terakhir selama tiga hari berturut-turut pada awal Muharram yang jatuh pada awal Juni. Akan tetapi, rencana tersebut kembali berubah.
Ditunda Demi Masa Berkabung Muharram
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Fars News Agency, Zakani menjelaskan penundaan dilakukan untuk menghormati tradisi berkabung umat Syiah pada bulan Muharram.
“Upacara (pemakaman Khamenei) ditunda sampai setelah 10 hari pertama Muharram agar masyarakat dapat menyelesaikan masa berkabung tahunan atas Imam Hussein, pemimpin terhormat Syiah awal yang meninggal dalam pertempuran Karbala pada 680 M,” ujar Zakani, dikutip dari AFP.
Dengan keputusan tersebut, pemakaman kenegaraan Khamenei diperkirakan baru akan berlangsung pada rentang 10 hari kedua Muharram, yakni antara 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Pemerintah Kota Teheran sebelumnya memperkirakan jumlah pelayat yang hadir akan sangat besar.
Baca Juga : Timur Tengah Memanas, AS-Iran Kembali Saling Serang
Otoritas Iran memproyeksikan sekitar 20 juta orang akan menghadiri prosesi pemakaman pemimpin yang memimpin Republik Islam Iran selama hampir 37 tahun tersebut.
Besarnya antusiasme masyarakat membuat pemerintah Iran menyiapkan pengamanan dan pengaturan massa berskala besar untuk prosesi kenegaraan itu.
