Trump Klaim Perang Iran Berakhir, Teheran Belum Sepakat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim perang dengan Iran telah berakhir setelah kedua pihak disebut mencapai kesepahaman untuk menghentikan pertempuran.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat dalam telekonferensi untuk mendukung Wakil Gubernur Georgia, Burt Jones, yang maju dalam pemilihan gubernur.
“Saya tidak tahu apakah Anda sudah mendengarnya, tetapi kami mengakhiri perang dengan Iran hari ini,” kata Trump, dikutip dari CNN.
Trump menyebut salah satu poin utama dalam kesepahaman tersebut adalah komitmen Iran untuk tidak memiliki senjata nuklir.
“Mereka setuju untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir, sesuatu yang sudah kami tegaskan; itulah tujuan utamanya. Itu 95 persen dari semuanya,” imbuhnya.
Pernyataan itu muncul setelah Trump membatalkan rencana serangan besar terhadap Iran yang sebelumnya sempat diancamkan pada hari yang sama.
Melalui platform Truth Social, Trump juga mengisyaratkan bahwa kesepakatan telah tercapai meski tidak menjelaskan secara rinci isi maupun syarat-syaratnya.
Ia menambahkan bahwa blokade Angkatan Laut AS terhadap kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran akan tetap berlangsung hingga seluruh proses transaksi diselesaikan.
Trump juga menyatakan bahwa dokumen kesepakatan dengan Iran diperkirakan akan ditandatangani di Eropa dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Klaim Ada Kesepakatan Besar, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Iran Bantah Ada Kesepakatan Damai
Meski demikian, pemerintah Iran membantah klaim bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik telah tercapai.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan bahwa Teheran belum mengambil keputusan final terkait proposal yang dibahas dengan Washington.
“Sejauh ini, Iran belum mencapai kesimpulan akhir mengenai kesepakatan tersebut,” kata Baghaei, dikutip dari AFP.
Kantor berita Tasnim juga meragukan pernyataan Trump dengan mengingatkan bahwa Presiden AS tersebut telah berulang kali mengumumkan kemajuan negosiasi yang pada akhirnya tidak terwujud.
“Sampai Iran mengumumkan adanya potensi kesepahaman, setiap berita dari Trump tentang masalah ini harus dianggap sama dengan pesan-pesan sebelumnya,” demikian peringatan mereka.
Trump Batalkan Ancaman Serangan Baru
Dalam beberapa pekan terakhir, Trump beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang berubah-ubah terkait konflik dengan Iran.
Ia silih berganti menyampaikan optimisme mengenai peluang perdamaian sekaligus melontarkan ancaman militer terhadap Teheran.
Pada Kamis pagi, Trump bahkan sempat bersumpah akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada malam harinya, termasuk menyasar infrastruktur minyak utama negara tersebut.
Ancaman itu dinilai berpotensi memicu eskalasi baru dalam konflik yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Namun hanya beberapa jam setelah pernyataan tersebut, Trump menarik kembali ancamannya melalui unggahan di media sosial.
Ia mengklaim bahwa poin-poin akhir kesepakatan telah disetujui oleh seluruh pihak yang terlibat sehingga rencana serangan dibatalkan.
Meski Washington menyatakan kemajuan besar telah tercapai, perbedaan sikap antara AS dan Iran menunjukkan bahwa proses menuju kesepakatan damai masih belum sepenuhnya tuntas.
Baca Juga: Mengapa Pemakaman Ali Khamenei Ditunda Lagi?

[…] Trump Klaim Perang Iran Berakhir, Teheran Belum Sepakat […]