Deal F-35 dan Nuklir: Kesepakatan Baru AS–Arab Saudi
Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani sejumlah kesepakatan strategi.
Kesepakatan tersebut mencakup pembelian jet tempur F-35 hingga kolaborasi nuklir sipil. Penandatanganan dilakukan dalam kunjungan MbS ke Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa (18/11/2015).
Dalam rilis resmi, pemerintah AS menyatakan rangkaian pakta tersebut memperkuat hubungan strategis dua negara.
Baca Juga: 500 Ribu Penerbangan Batal Dipicu Ketegangan Jepang-China
“Memperluas peluang kerja bergaji tinggi di Amerika, memperkuat rantai pasokan penting, dan memperkuat stabilitas regional, semuanya dengan mengutamakan pekerja, industri, dan keamanan Amerika,” ungkap pernyataan Gedung Putih.
Salah satu poin utama adalah persetujuan AS untuk menyediakan jet tempur F-35 bagi Arab Saudi.
Meski tidak merinci jumlah maupun varian F-35 yang akan dijual, Gedung Putih menegaskan bahwa paket tersebut merupakan pembelian pertahanan besar-besaran untuk memperkuat basis industri AS dan memastikan Riyadh tetap menjadi pembeli utama produk pertahanan Amerika. Sebelumnya, Saudi menyatakan minat terhadap sekitar 24 unit F-35.
Kesepakatan itu diteken setelah MbS pada Mei berkomitmen menginvestasikan 600 miliar dollar AS (sekitar Rp 10 kuadriliun) di Amerika Serikat, sehingga total investasi Saudi di negara tersebut mencapai 1 triliun dollar AS (sekitar Rp 16 kuadriliun).
Selain jet tempur, AS dan Saudi juga menyelesaikan kesepakatan kerjasama nuklir sipil.
Gedung Putih menyebut, “Amerika Serikat dan perusahaan-perusahaan Amerika akan menjadi mitra kerjasama nuklir sipil pilihan Kerajaan,” dengan seluruh aktivitas mengikuti standar nonproliferasi yang ketat.
Kedua negara turut menandatangani kerangka kerja mengenai mineral penting untuk memperkuat kolaborasi bilateral di sektor sumber daya serta menyelaraskan strategi nasional masing-masing.
Selain itu, MbS dan Trump meneken nota kesepahaman di bidang kecerdasan buatan (AI). AS memberikan akses Saudi terhadap sistem-sistem AI terkemuka milik Amerika sekaligus memastikan teknologi tersebut terlindungi dari pengaruh asing.
Baca Juga: Wali Kota New York Ikut Serukan Boikot Starbucks

[…] Deal F-35 dan Nuklir: Kesepakatan Baru AS–Arab Saudi […]
[…] Deal F-35 dan Nuklir: Kesepakatan Baru AS–Arab Saudi […]
[…] Deal F-35 dan Nuklir: Kesepakatan Baru AS–Arab Saudi […]