Ketegangan Memuncak! AS Cegat & Serang Kapal Iran, Teheran Siap Balas
Ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah militer Amerika Serikat mengambil tindakan langsung terhadap kapal berbendera Iran yang mencoba menembus blokade laut di Teluk Oman.
Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi insiden tersebut, yang terjadi di tengah konflik berkepanjangan antara AS, Israel, dan Iran.
Baca Juga: Iran Kembali Dikirimi Trump Ultimatum: Deal atau Hancur!
Kapal Iran Ditembaki dan Disita Militer AS
Dalam pernyataannya, Trump menyebut kapal kargo Iran bernama Touska tidak mengindahkan peringatan dari militer AS saat berlayar di kawasan yang diblokade.
Ia mengatakan kapal perusak USS Spruance mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan kapal tersebut.
“Menghentikan mereka tepat di tempat dengan melubangi ruang mesin,” tulis Trump.
Ia menambahkan bahwa pasukan Marinir AS telah menguasai kapal tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini, Marinir AS telah mengamankan kapal tersebut,” lanjut dia, seraya menambahkan bahwa pihaknya tengah memeriksa isi kapal.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) juga menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan setelah peringatan tidak diindahkan, termasuk instruksi untuk mengosongkan ruang mesin.
Insiden Terjadi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
Peristiwa ini terjadi saat situasi di Selat Hormuz masih sangat tidak stabil, setelah jalur strategis itu sempat dibuka dan kembali ditutup oleh Iran.
CENTCOM mengungkapkan bahwa kapal Touska sedang menuju pelabuhan Bandar Abbas ketika ditembak untuk melumpuhkan sistem propulsinya.
Sejak blokade diberlakukan, militer AS disebut telah memaksa puluhan kapal untuk berbalik arah.
CENTCOM menyatakan bahwa setidaknya 25 kapal komersial telah diperintahkan kembali ke pelabuhan Iran.
Baca Juga: AS Dituduh Iran Langgar Gencatan, Hormuz Ditutup Lagi
Iran Ancam Balas, Sebut Aksi AS sebagai Pembajakan
Menanggapi insiden tersebut, pihak Iran mengecam tindakan militer AS dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap gencatan senjata.
Komando militer Iran, Khatam al-Anbiya, bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai pembajakan bersenjata.
“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi dan membalas pembajakan bersenjata ini oleh militer AS,” ungkap dia.
Iran juga menegaskan akan memberikan respons terhadap insiden ini, yang berpotensi memperburuk eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

[…] Ketegangan Memuncak! AS Cegat & Serang Kapal Iran, Teheran Siap Balas […]