Pengumuman! Selat Hormuz Dibuka Trump secara Permanen untuk China & Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah membuka kembali Selat Hormuz secara permanen setelah sebelumnya sempat diblokade di tengah konflik dengan Iran.
Trump mengklaim langkah tersebut dilakukan untuk kepentingan global, termasuk China, di tengah ketegangan yang memengaruhi jalur distribusi energi dunia.
Baca Juga: Blokade AS Bikin Ekonomi Iran Kolaps dalam 36 Jam
Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menyebut kebijakan tersebut mendapat respons positif dari Beijing.
“China sangat senang bahwa saya membuka Selat Hormuz secara permanen,” ujarnya.
Ia menambahkan, “saya melakukan ini untuk mereka juga- dan untuk Dunia.”
Selain itu, Trump juga mengklaim bahwa China telah sepakat untuk tidak mengirimkan bantuan militer kepada Iran.
Trump bahkan menyebut Presiden China Xi Jinping akan menyambutnya secara hangat dalam kunjungan mendatang.
Klaim AS belum ditanggapi China
Sebelumnya, Trump mengumumkan blokade Selat Hormuz setelah pembicaraan damai dengan Iran yang dimediasi Pakistan gagal mencapai kesepakatan.
Komando Pusat AS juga sempat menyatakan bahwa kapal perang Amerika telah menghentikan seluruh perdagangan laut Iran melalui jalur tersebut.
Namun, pernyataan terbaru Trump mengenai pembukaan kembali selat tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari pemerintah China.
Baca Juga: AS Cegat 8 Kapal Tanker Iran, saat Blokade Dimulai
Beijing sebelumnya bahkan membantah tudingan terkait dukungan militer kepada Iran dan menyebut pernyataan AS sebagai tindakan “berbahaya dan tidak bertanggung jawab”.
Di sisi lain, Iran sempat menutup Selat Hormuz bagi “kapal musuh” sebagai respons atas serangan gabungan AS dan Israel sejak 28 Februari.
Teheran juga menuntut pengakuan atas kedaulatannya di jalur strategis tersebut, termasuk hak untuk mengenakan bea masuk bagi kapal yang melintas.
