Prabowo Targetkan Semua Kelas Punya Layar Pintar di 2027
Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap ruang kelas di sekolah memiliki layar pintar interaktif untuk menunjang proses belajar mengajar, terutama bagi siswa di wilayah terpencil.
Program distribusi layar pintar ke sekolah-sekolah mulai dilakukan tahun ini. Prabowo berharap hingga akhir 2026 nanti, setiap sekolah setidaknya sudah memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi fasilitas tersebut.
“Sekolah-sekolah di Gorontalo sudah terima layar layar pintar? Sudah? Iya. Satu. Tapi mulai tahun ini tiap sekolah akan terima tiga,” kata Prabowo saat kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5).
Baca Juga : Putin Pertanyakan Tujuan Perang AS, Tegaskan Iran Tidak Ada Nuklir
“Berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar karena dia memang pintar. Kita bisa gunakan interaktif,” lanjutnya.
Prabowo menyebut distribusi perangkat pembelajaran digital itu akan terus diperluas pada tahun depan agar seluruh ruang kelas di Indonesia nantinya memiliki fasilitas serupa.
“Nantinya, semua ruang kelas akan punya layar-layar pintar itu,” kata Prabowo.
Menurutnya, keberadaan layar pintar dapat membantu proses pendidikan di daerah yang kekurangan tenaga pengajar maupun akses pembelajaran berkualitas. Sistem tersebut memungkinkan guru di wilayah terpencil mendapat dukungan materi langsung dari pusat secara real time.
“Guru-guru di tempat yang sulit, dia bisa dibantu dari pusat. Pelajarannya tambahan silabusnya bantuan-bantuan bahan kita bisa langsung waktu yang real time kita akan bisa,” jelas Prabowo.
Layar Pintar Bisa Pantau Aktivitas Belajar
Selain menunjang pembelajaran, Prabowo mengatakan teknologi layar pintar juga dapat digunakan untuk memantau aktivitas di kelas, termasuk tingkat kehadiran guru di sekolah.
“Kita bisa monitor semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta. Jadi kalau ada guru-guru yang nggak masuk kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk pada hari itu,” tuturnya.
Baca Juga : Prabowo Sebut Tidak Paksa Sekolah Ikut Program MBG Jika Tak Mau
Sebelumnya, Prabowo memang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan fasilitas belajar di sekolah. Salah satu fokusnya ialah memperluas penggunaan teknologi digital di ruang kelas.
“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart board, smart class sekarang baru 1 per sekolah, ada yang 2, hebat udah 2, berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3-4 lagi,” ucap Prabowo beberapa waktu lalu.
