Purbaya Sebut Status Stabilitas Keuangan RI Hanya Dilaporkan ke Presiden
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak mengumumkan status stabilitas sistem keuangan (SSK) kepada publik dalam konferensi pers rapat berkala kuartal I-2026.
Menurut Purbaya, laporan terkait status SSK saat ini hanya disampaikan langsung kepada Presiden.
Baca Juga: Bahlil Dampingi Prabowo, Sebut Ada Peluang Kerja Sama Nikel RI-Filipina
“Kalau status hanya kita sampaikan ke Presiden,” kata Purbaya seusai konferensi pers hasil rapat berkala KSSK di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Meski tidak diumumkan secara terbuka, ia memastikan kondisi stabilitas sistem keuangan Indonesia masih tetap terjaga.
Purbaya menjelaskan KSSK saat ini terus memantau dampak ketidakpastian ekonomi global, terutama akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.
Dalam konferensi pers tersebut, Purbaya menyebut dinamika konflik Timur Tengah masih menjadi salah satu faktor utama yang memicu volatilitas pasar keuangan global.
Ia mengatakan gejolak tersebut terutama berdampak pada lonjakan harga energi dunia.
“Stabilitas masih terjaga,” tegasnya.
Purbaya menambahkan KSSK akan terus melakukan asesmen secara forward-looking terhadap kondisi ekonomi dan sektor keuangan nasional.
Langkah itu dilakukan seiring meningkatnya risiko ketidakpastian ekonomi global.
Selain melakukan pemantauan, KSSK juga akan menjalankan berbagai langkah mitigasi secara terkoordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait.
Baca Juga: Ekonomi RI DIpastikan Purbaya Aman, Minta Pengusaha Tak Takut Krisis
“Sekaligus melakukan upaya mitigasi secara terkoordinasi, baik antar lembaga anggota KSSK maupun dengan kementerian atau lembaga lain,” tutur Purbaya.

[…] Purbaya Sebut Status Stabilitas Keuangan RI Hanya Dilaporkan ke Presiden […]
[…] Baca Juga: Status Stabilitas Keuangan RI DIsebut Purbaya Hanya Dillaporkan ke Presiden […]