Purbaya Ultimatum BEI: IHSG Harus Pulih Sebelum Maret
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar memberikan peringatan dan arah perbaikan pasar saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hal ini menyusul kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini yang turun mencapai 7,35 persen ke level 8.320 pada penutupan perdagangan hari ini.
Purbaya mengatakan bahwa ia akan menggeruduk bursa saham sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bila sampai akhir Maret 2026 belum ada perubahan.
Baca Juga: Merger Bisnis Hilir Pertamina Masuk Tahap Akhir, Simak!
“Saya sudah minta ke OJK Untuk konfrontasi dengan BEI. Sekarang bulan apa? Januari. Kalau sampai akhir Maret nggak jalan, saya akan ke sana sebagai Ketua KSSK,” tutur Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).’
“Sekarang kita biarkan mereka kerja dulu,” lanjut dia.
Ia menerangkan, pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) soal bursa saham Indonesia menjadi sentimen penyebab panic selling di bursa. Hal ini menanxai bahwa bursa selama ini kurang transparan serta praktik goreng saham masih menjamur.
Sejak mengadakan pertemuan dengan BEI beberapa waktu lalu, Purbaya pun sudah mewanti-wanti agar hal ini segera diperbaiki.
“Saya bilang perbaiki pasar saham dari ulah para penggoreng saham. Sebetulnya arahnya ke situ. Cuman kemarin mereka geraknya agak pelan atau mungkin masih dalam plan mereka,” jelas dia.
Sejauh ini, ia mengaku sudah mengantongi komitmen perbaikan dari BEI agar pasar saham kembali stabil dan pulih.
Baca Juga: Rencana Danantara IPO di PAsar Modal Tahun Ini Dibocorkan BEI
“Seharusnya, saya sudah cek dengan Ketua OJK tadi, dia jelas akan membereskan semua yang disebutkan di MSCI tadi sebelum Mei,” pungkas dia.

[…] Purbaya Ultimatum BEI: IHSG Harus Pulih Sebelum Maret […]
[…] Purbaya Ultimatum BEI: IHSG Harus Pulih Sebelum Maret […]
[…] Baca Juga: Purbaya Sebut IHSG Harus Pulih sebelum Maret, Ultimatum buat BEI […]