Trump Ancam Serang Iran Lagi, Negosiasi Kian Panas
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat berpotensi melancarkan aksi militer baru terhadap Iran apabila negara tersebut dinilai “berperilaku buruk”. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Sabtu (2/5/2026) saat ia ditanya terkait kemungkinan serangan lanjutan.
“Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan sesuatu yang buruk. Tetapi untuk saat ini, kita akan lihat. Ada kemungkinan itu bisa terjadi, tentu saja,” kata Trump dilansir Axios, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga : Militer AS Sebut Iran Merugi Rp 83T setelah Blokade AS
Saat ini, Washington dan Teheran masih saling bertukar draf kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri konflik yang berlangsung. Meski demikian, Trump disebut tetap membuka opsi militer sebagai langkah untuk memecah kebuntuan dalam proses negosiasi.
Trump Belum Setujui Proposal Iran
Walaupun sebelumnya Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap proposal Iran pada Jumat (1/5/2026), ia tetap menyatakan akan mempelajari dokumen tersebut lebih lanjut. Hal itu disampaikan sebelum keberangkatannya dari Palm Beach menuju Miami.
“Saya sedang mempelajarinya. Nanti saya beri tahu,” ujar Trump. “Mereka sudah memberi tahu saya tentang konsep kesepakatannya. Sekarang mereka akan memberikan kata-kata pastinya,” lanjut dia.
Namun, tidak lama setelah itu, Trump menyampaikan pernyataan yang lebih tegas melalui media sosial Truth Social. Ia mengaku sulit menerima proposal yang diajukan Iran.
Trump juga menilai Iran belum membayar konsekuensi yang cukup besar atas tindakan mereka selama puluhan tahun terhadap dunia internasional.
Dalam kesempatan yang sama, ia menggambarkan kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai langkah yang “sangat ramah” dan tidak menimbulkan perdebatan.
Iran Berikan Tenggat Waktu Satu Bulan
Sebelumnya, Iran telah mengajukan proposal revisi berisi 14 poin kepada Amerika Serikat pada Kamis (30/4/2026). Berdasarkan informasi dari dua sumber yang mengetahui isi dokumen tersebut, proposal itu menetapkan batas waktu satu bulan untuk mencapai kesepakatan.
Baca Juga : Trump Tolak Proposal Iran, IRGC Makin Enggan Negosiasi
Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian blokade laut oleh AS, serta upaya mengakhiri konflik secara permanen di Iran dan Lebanon.
Selain itu, Iran juga mengusulkan bahwa jika kesepakatan awal berhasil dicapai, maka akan dilanjutkan dengan negosiasi tambahan selama satu bulan untuk membahas program nuklir.

[…] Trump Ancam Serang Iran Lagi, Negosiasi Kian Panas […]
[…] Trump Ancam Serang Iran Lagi, Negosiasi Kian Panas […]