Harga Cabai dan Telur Meledak! Inflasi Pangan Tembus 6,59%
Tekanan inflasi pada kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) terus merangkak naik hingga mencapai 6,59% secara tahunan (yoy) pada Oktober 2025. Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh harga cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras yang semakin mahal.
Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa inflasi volatile food ini jauh melampaui inflasi umum yang tercatat hanya 2,86% pada periode yang sama. BI menilai lonjakan harga pangan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor musiman yang menyebabkan pasokan terganggu. Meski begitu, BI mengingatkan agar tidak serta-merta mengaitkan peningkatan inflasi pangan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga : Aset Rampasan dari Korupsi Investasi Diserahkan KPK ke Taspen
BI menjelaskan bahwa ada tiga penyebab utama melonjaknya inflasi bahan pangan. Pertama, efek dasar (base effect), yakni karena inflasi pada Oktober tahun lalu berada di level yang lebih rendah sehingga pertumbuhan tahun ini terlihat lebih tinggi. Kedua, periode akhir tahun bukan merupakan musim panen bagi tanaman hortikultura, sehingga pasokan lebih terbatas. Ketiga, tingginya curah hujan di berbagai daerah yang menghambat produksi serta distribusi komoditas pertanian.
Deputi Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Aida, menambahkan bahwa kenaikan harga telur dan daging ayam ras juga dipicu meningkatnya biaya pakan ternak. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pelaksanaan program MBG turut mendorong lonjakan permintaan kedua komoditas tersebut.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut faktor lain yang menekan harga adalah kenaikan biaya produksi seperti Day Old Chick (DOC), livebird, serta jagung sebagai pakan utama.
BPS mencatat inflasi telur ayam ras pada Oktober 2025 berada di level 4,34%, sedangkan inflasi daging ayam ras mencapai 1,13%. BI kembali menegaskan bahwa efek dasar menjadi salah satu penyebab kenaikan inflasi pangan terlihat lebih signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga : Saham Melonjak ke Rekor Baru, Usai Buffet Borong Alphabet

[…] Harga Cabai dan Telur Meledak! Inflasi Pangan Tembus 6,59% […]