Blokade AS Bikin Iran Rugi Rp83 T, Tekanan Memuncak
Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperkirakan Iran mengalami kerugian hampir 5 miliar dolar AS (sekitar Rp 86 triliun) dari sektor minyak akibat blokade yang dilakukan Amerika Serikat di kawasan Teluk Oman.
Menurut pejabat Pentagon yang dikutip Axios, pada Jumat (1/5/3036), tekanan ini disebut sebagai salah satu yang paling berat yang pernah dihadapi pemerintah Teheran.
Baca Juga : Iran Berikan Ultimatum 1 Bulan, Nasib Hormuz Dipertaruhkan
Joel Valdez, penjabat sekretaris pers Pentagon, menyatakan bahwa kebijakan blokade tersebut berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan sesuai target yang diharapkan.
“Beroperasi dengan kekuatan penuh dan memberikan dampak yang menentukan seperti yang kami inginkan,” ungkapnya.
“Kami memberikan pukulan telak terhadap kemampuan rezim Iran untuk mendanai terorisme dan destabilisasi regional,” sambung Joel Valdez.
Ia juga menegaskan bahwa militer AS akan terus mempertahankan tekanan terhadap Iran di kawasan tersebut.
Blokade yang dimulai sejak 13 April 2026 telah menyebabkan pengalihan lebih dari 40 kapal yang mengangkut minyak dan komoditas lainnya. Data Pentagon menunjukkan sebanyak 31 kapal tanker yang membawa sekitar 53 juta barel minyak Iran kini tertahan di perairan Teluk, dengan nilai mencapai sedikitnya 4,8 miliar dolar AS (sekitar Rp 83 triliun). Selain itu, dua kapal juga dilaporkan telah disita.
Keterbatasan kapasitas penyimpanan di darat membuat Iran mulai memanfaatkan kapal tanker lama sebagai tempat penyimpanan terapung. Situasi ini semakin kompleks karena sebagian kapal harus mengambil rute yang lebih jauh dan mahal, termasuk untuk pengiriman minyak ke China, demi menghindari blokade maritim AS.
“Beberapa kapal tanker mengambil rute yang lebih mahal dan panjang untuk mengirimkan minyak ke China karena takut akan blokade maritim AS,” kata para pejabat.
Blokade ini menjadi salah satu instrumen utama Presiden Donald Trump dalam memperkuat posisi tawar dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran.
Blokade AS Tekan Ekonomi Iran
Selama masa gencatan senjata, kedua negara saling menggunakan strategi tekanan ekonomi. Iran sebelumnya menutup akses Selat Hormuz, yang berdampak pada terganggunya jalur pelayaran dan memicu gejolak energi global, dengan harapan meningkatkan tekanan internasional terhadap AS.
Baca Juga : AHY Ungkap Kondisi Genting di Pantura Jawa
Sebagai respons, Washington memperketat blokade terhadap jalur keluar-masuk pelabuhan Iran. Kebijakan ini mendorong kapasitas penyimpanan minyak Iran mencapai batas maksimum, sehingga berpotensi memaksa penghentian produksi minyak.
“Mereka mungkin masih butuh beberapa minggu, atau bahkan hingga satu bulan, sebelum kehabisan tempat penyimpanan,” kata Gregory Brew, analis dari Eurasia Group, kepada Axios.

[…] Blokade AS Bikin Iran Rugi Rp83 T, Tekanan Memuncak […]
[…] Baca Juga: Iran Rugi Rp83 T karena Blokade AS, Tekanan Memuncak […]