DEN Targetkan RI Tak Impor Bensin Lagi Mulai 2028
Indonesia menargetkan penghentian impor bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian energi nasional.
Dewan Energi Nasional (DEN) menyebut impor solar dan avtur ditargetkan berhenti pada 2026, sementara impor bensin dengan kadar oktan RON 92, RON 95, dan RON 98 ditargetkan berakhir pada 2028.
Anggota DEN Satya Widya Yudha mengatakan target tersebut dapat dicapai melalui peningkatan produksi kilang dalam negeri serta pemanfaatan energi nabati sebagai campuran bahan bakar.
Baca Juga: CNG 3 Kg Disiapkan untuk Masak, Diklaim Pertama Kali di Dunia
Menurut dia, berbagai persiapan perlu dilakukan agar Indonesia mampu memenuhi seluruh kebutuhan BBM dari produksi domestik.
“Kita ingin menuju ke kedaulatan energi ya kalau kita lihat kemandirian energi itu caranya salah satunya Pak yang bisa kita lakukan sekarang menghentikan impor solar 2026. Kita impor menghentikan impor daripada avtur akhir 2026. Bensin Ron 92, 95, 98, 2028,” ujarnya dalam acara Sarasehan Energi DEN di Kampus IPB Bogor, dikutip Minggu (15/6/2026).
Target pengurangan impor tersebut juga akan didukung program biofuel, baik biodiesel untuk campuran solar maupun bioetanol untuk campuran bensin.
DEN menilai pemanfaatan biofuel dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi berbasis fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Kilang Dalam Negeri Jadi Kunci
Satya menegaskan keberhasilan target tersebut sangat bergantung pada kemampuan kilang dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas produksi BBM.
Ia juga berharap pengembangan biodiesel dan bioetanol dapat menghasilkan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan kilang nasional.
“Ini berarti kilang dalam negeri harus mampu memproduksi sebagian besar daripada BBM kita. Maka kami berharap IPB memastikan biodiesel, bioetanol memiliki spesifikasi teknis kilang Pak. Jadi supaya itu kompatibel,” tambahnya.
Menurut Satya, apabila target swasembada energi dapat tercapai, Indonesia tidak lagi terlalu bergantung pada gejolak pasar energi global dan dapat mengandalkan sumber daya yang dimiliki sendiri.
“Mudah-mudahan kedaulatan energi bisa kita capai dan kita sebagai negara yang berdaulat dan insyaallah tujuan kita untuk memaslahatkan masyarakat kita mewujudkan negara kesejahteraan menjadi cita-cita kita bersama,” tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyampaikan target penghentian impor avtur pada 2027 seiring beroperasinya fasilitas terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Menurut Bahlil, proyek tersebut akan meningkatkan produksi BBM beroktan tinggi, mulai dari RON 92 hingga RON 98, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.
“Termasuk avtur Bapak Presiden. Jadi avtur juga 2027 Insya Allah tidak lagi kita melakukan impor. Kedepan kita akan dorong atas perintah Bapak Presiden kita hanya mengimpor crude nya saja. Kalau ini mampu kita lakukan maka gerakan-gerakan tambahan ini semakin tipis,” kata Bahlil saat peresmian RDMP Balikpapan.
Ia menambahkan, operasional kilang tersebut berpotensi menghemat devisa hingga sekitar Rp 60 triliun per tahun.
Bahlil menjelaskan tambahan produksi bensin dari kilang Balikpapan diperkirakan mencapai 5,8 juta kiloliter per tahun.
“Konsumsi bensin sekarang 38 juta kl per tahun. produksi dalam negeri kita 14,25 juta dengan penambahan 5,8 juta maka impor bensin tinggal 19 juta kl,” katanya.
Baca Juga: Program MBG Disebut Istana Tetap Berjalan meski Dikritik Mahasiswa
Untuk BBM jenis solar, pemerintah menargetkan penghentian impor dalam waktu lebih dekat melalui penerapan mandatori biodiesel B40 hingga B50 serta peningkatan kapasitas produksi kilang nasional.
“Impor kita tinggal 5 juta jadi tertutupi, bahkan surplus 1,4 juta. Itu untuk solar CN48. Sementara CN51 impor hanya 600 ribu kl. Nanti Semester kedua saya minta pertamina bangun supaya gak impor lagi,” ujarnya.

[…] DEN Targetkan RI Tak Impor Bensin Lagi Mulai 2028 […]
[…] DEN Targetkan RI Tak Impor Bensin Lagi Mulai 2028 […]
[…] Baca Juga: Pendiri Hamas Dibebaskan Israel usai 2 Tahun Ditahan […]