Desak Prabowo, MUI Minta RI Hengkang dari Board of Peace
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk serangan bersenjata yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran di tengah bulan suci Ramadan.
Organisasi tersebut juga meminta pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dengan keluar dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam siaran persnya, MUI menegaskan bahwa Ramadan seharusnya menjadi bulan yang dihormati seluruh umat manusia, karena umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa secara serentak.
Serangan bersenjata di bulan suci dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh Amerika karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan UUD 1945,” ungkap MUI dilansir dari siaran pers MUI Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026, Minggu (1/3/2026).
Selain itu, MUI juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Israel-Amerika pada 28 Februari 2026.
“Kita menyampaikan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni surga, Aamin,” tulisnya.
Baca Juga: Sumber Dana untuk Borong 50 Boeing dari AS Diungkao Danantara
MUI Soroti Eskalasi dan Serangan Balasan Iran
MUI turut menyinggung serangan balasan Iran ke negara-negara Teluk yang menjadi basis militer Amerika Serikat.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan respons atas serangan Amerika dan Israel yang menyasar pangkalan militer.
Serangan balasan Iran itu, menurut MUI, dibenarkan dan dilindungi oleh hukum internasional.
“Karena itu, untuk menghindari eskalasi yang lebih luas, maka Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena serangan ini bertentangan dengan pasal 2 (4) Deklarasi PBB,” kata MUI.
Serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran dinilai sebagai eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik terbuka yang lebih luas.
Situasi tersebut tidak dapat dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar.
“Motif strategis di balik serangan ini patut diduga sebagai upaya sistematis melemahkan posisi strategis Iran di kawasan, sekaligus membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan untuk kemerdekaan Palestina,” tuturnya.
Baca Juga: Ini Penyebab Investasi Seharga Rp1.500 T Tsk Jadi Masuk RI
Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Dalam konteks konflik Israel-Palestina, MUI mendorong berbagai negara untuk mengambil peran sebagai juru damai guna menghentikan serangan militer yang berpotensi menjadi instrumen tekanan politik demi mengamankan dominasi regional Israel atas Palestina.
Amerika Serikat yang berperan sentral dalam pengelolaan konflik Palestina melalui Board of Peace dinilai menghadapi pertanyaan besar terkait komitmen terhadap perdamaian yang adil.
Karena itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia mencabut keanggotaan dari BoP yang dianggap tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina.
“Karena yang terjadi justru sebaliknya Trumph melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi,” kata MUI.
MUI juga mengajak umat Islam di berbagai belahan dunia untuk terus melaksanakan Qunut Nazilah dan berdoa dengan sungguh-sungguh dalam shalat demi memohon pertolongan serta perlindungan Allah SWT bagi umat Muslim yang mengalami kesulitan, penindasan, atau musibah.
“MUI menyerukan kepada PBB dan OKI untuk melakukan langkah-langkah maksimal menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI berkeyakinan bahwa perang hanya akan mendatangkan kemudharatan global,” imbuhnya.
Baca Juga: Iran Angkat Pemimpin Baru, Janji Balas AS-Israel

[…] Desak Prabowo, MUI Minta RI Hengkang dari Board of Peace […]