Melimpah! Cadangan Batu Bara RI Diproyeksikan Bertahan Hingga 200 Tahun
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan cadangan batu bara yang diproyeksikan mampu bertahan hingga 200 tahun ke depan. Potensi besar ini dinilai sebagai modal kuat bagi ketahanan energi nasional dalam menghadapi tantangan global jangka panjang.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menjelaskan bahwa ketahanan energi fosil di Tanah Air masih sangat kokoh. Meski kegiatan produksi dilakukan secara masif, sisa cadangan batu bara diperhitungkan masih sangat mencukupi untuk generasi mendatang.
“Sumber energi fosil yang besar, migas kita jumlahnya masih besar sekali, batu baranya, batu bara kita mau produksi 200 tahun masih akan ada sisa lagi untuk 200 tahun berikutnya,” ujar Eddy dikutip pada Selasa (30/12/2025).
Bahkan, Eddy menyebutkan dengan tingkat produksi saat ini, batu bara Indonesia masih akan tetap tersedia untuk 200 tahun berikutnya.
Baca Juga: Bahlil Pangkas Produksi Nikel & Batu Bara 2026, Ada Apa? – Economix
Namun, di balik keberlimpahan tersebut, Eddy menyoroti adanya paradoks ironis dalam pengelolaan energi nasional. Indonesia tercatat masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor energi, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga Liquefied Petroleum Gas (LPG), untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Eddy, yang juga merupakan Anggota Komisi XII DPR RI, menegaskan bahwa situasi paradoks ini harus segera dihentikan melalui strategi transisi energi yang tepat sasaran. Langkah yang didorong adalah mengoptimalkan potensi energi terbarukan di dalam negeri yang jumlahnya sangat besar guna mencapai kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan impor.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral dan Batu Bara Nasional tahun 2025, cadangan batu bara Indonesia per tahun 2024 mencapai 31,95 miliar ton. Cadangan tersebut didominasi oleh batu bara kalori rendah sebanyak 24,05 miliar ton, diikuti kalori sedang 4,54 miliar ton, dan kalori tinggi 3,35 miliar ton.
Sementara itu, total sumber daya batu bara nasional tercatat mencapai 97,96 miliar ton. Rinciannya terdiri dari sumber daya kalori rendah sebesar 67,33 miliar ton, kalori sedang 15,52 miliar ton, dan kalori tinggi sebanyak 15,1 miliar ton.
Data tersebut dihimpun dari 1.656 lokasi yang tersebar di 23 provinsi, mencakup 59 PKP2B, 6 IUPK, 873 IUP, 562 lokasi eks IUP, dan 160 lokasi hasil penyelidikan PSDMBP. Sebagai gambaran operasional, produksi batu bara Indonesia per Desember 2024 sendiri telah menyentuh angka 836,12 juta ton.
Baca Juga: Bahlil Pastikan RI Setop Impor Solar di 2026 – Economix

[…] Melimpah! Cadangan Batu Bara RI Diproyeksikan Bertahan Hingga 200 Tahun […]