Trump Bungkam! Gencatan AS-Iran Terancam Selesai
Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat, dan mengancam kelangsungan gencatan senjata, setelah kedua pihak terlibat aksi militer baru dalam perebutan kendali atas Selat Hormuz.
Saat dimintai kejelasan terkait status gencatan senjata, Presiden AS Donald Trump memilih tidak memberikan jawaban pasti.
“Yah, saya tidak bisa memberi tahu Anda hal itu,” jawab Trump saat ditanya oleh penyiar radio Hugh Hewitt terkait apakah gencatan senjata dengan Iran sudah berakhir, dilansir CNN, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga : Iran Tegaskan AS untuk Tidak Terprovokasi, Negosiasi Damai Berlanjut?
“Anda tidak akan, jika saya menjawab pertanyaan itu, Anda akan mengatakan bahwa orang ini tidak cukup pintar untuk menjadi presiden,” lanjut dia.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan Fox News, Trump juga melontarkan peringatan keras kepada Iran.
Ia menyatakan bahwa jika pasukan Iran berani menyerang kapal AS di kawasan Selat Hormuz atau Teluk Persia, maka mereka akan “dihancurkan hingga lenyap dari muka bumi”. Namun di sisi lain, ia juga menyebut bahwa konflik secara militer “pada dasarnya sudah berakhir.”
AS dan Iran Saling Serang di Selat Hormuz
Militer AS melaporkan pada Senin (4/5/2026) bahwa pihaknya telah menghancurkan enam kapal kecil milik Iran, termasuk rudal jelajah dan drone, sebagaimana dilaporkan Reuters. Operasi tersebut dilakukan setelah Trump mengerahkan armada laut untuk mengawal kapal tanker yang terjebak di jalur tersebut dalam misi yang disebut “Proyek Kebebasan”.
Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menuding AS dan sekutunya telah melanggar gencatan senjata yang telah berjalan selama empat pekan, sehingga mengancam keamanan jalur pelayaran dan distribusi energi global.
Baca Juga : Rupiah Merosot Rp 17.400 per Dollar AS, Otoritas Keuangan Dipanggil
Sejumlah kapal niaga di kawasan Teluk juga melaporkan insiden ledakan dan kebakaran pada hari yang sama. Selain itu, sebuah fasilitas pelabuhan minyak di Uni Emirat Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer AS dilaporkan terbakar akibat serangan rudal Iran.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang sangat penting bagi distribusi minyak, pupuk, dan berbagai komoditas global. Sejak pecahnya konflik antara AS dan Israel dengan Iran pada 28 Februari, jalur ini praktis terganggu, memicu tekanan besar terhadap sektor energi dan ekonomi dunia.

[…] Trump Bungkam! Gencatan AS-Iran Terancam Selesai […]