Isu Penyelidikan Ketua The Fed, Ini Kata Gedung Putih
Penasihat Gedung Putih, Kevin Hassett, menyepelekan penyelidikan pidana federal yang tengah berlangsung terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Ia menilai proses hukum tersebut kemungkinan besar tidak akan menemukan adanya pelanggaran.
Dikutip dari Reuters, pada Jumat (16/1/2026), Hassett menyampaikan keyakinannya bahwa penyelidikan yang dibuka pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terkait lonjakan biaya renovasi kantor pusat The Fed senilai US$ 2,5 miliar, tidak akan berujung pada temuan serius. Menurutnya, pembengkakan biaya tersebut lebih disebabkan oleh persoalan teknis dalam pelaksanaan proyek.
Baca Juga : Purabaya Berikan Ancaman Sita Saham Penunggak Pajak
Dalam wawancara dengan Fox Business Network, Hassett menyatakan bahwa ia memandang Powell sebagai sosok yang berintegritas dan meyakini tidak ada masalah hukum dalam proyek tersebut. Ia menilai kenaikan biaya kemungkinan berkaitan dengan faktor teknis, seperti penanganan asbes, yang sebelumnya telah dijelaskan oleh Powell sebelumnya.
Meski demikian, Hassett menekankan bahwa bank sentral seharusnya bersikap lebih terbuka dalam menjelaskan penyebab pembengkakan anggaran renovasi.
Seperti yang diketahui, pemerintahan Trump membuka penyelidikan pidana terhadap Powell terkait proyek renovasi dua bangunan bersejarah di kompleks kantor pusat Federal Reserve. Powell mengungkapkan keberadaan penyelidikan tersebut pada pekan lalu dan menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelanggaran apa pun.
Powell juga menyebut langkah penyelidikan ini sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk tekanan terhadap dirinya, terutama karena ia tidak memenuhi desakan lama Presiden Trump agar The Fed menurunkan suku bunga secara agresif.
Sementara itu, Hassett yang saat ini menjabat sebagai Direktur National Economic Council dan disebut sebagai salah satu kandidat potensial pengganti Powell, berusaha meredam dampak politik dari penyelidikan tersebut. Ia menggambarkan proses itu sekadar sebagai permintaan informasi administratif yang lazim.
Dalam acara Mornings with Maria, Hassett menyatakan bahwa informasi yang diminta diyakini akan segera diserahkan, sehingga isu tersebut dapat segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut.
Penyelidikan terhadap Powell memicu kritik luas, baik dari pejabat ekonomi internasional, investor, maupun mantan pejabat pemerintah Amerika Serikat dari berbagai spektrum politik. Bahkan, sejumlah anggota Partai Republik, partai yang sama dengan Presiden Trump, menilai langkah ini berisiko menyeret kebijakan moneter ke dalam ranah politik dan mengancam independensi bank sentral.
Sebagai tambahan, masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve akan berakhir pada Mei mendatang. Hingga kini, Presiden Trump belum mengumumkan siapa yang akan ditunjuk untuk menggantikan posisinya.
Baca Juga : Pejabat Iran Ungkap 5.000 Orang Tewas dalam Gelombang Protes

[…] Isu Penyelidikan Ketua The Fed, Ini Kata Gedung Putih […]
[…] Isu Penyelidikan Ketua The Fed, Ini Kata Gedung Putih […]