Akui Belum Tepati Janji, Purbaya Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,39% Masih Oke
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39 persen year on year (yoy) serta keseluruhan tahun sebesar 5,11 persen yoy.
Baca Juga: Soal Isu Minyak Rusia Masuk Indonesia, Pertamina Buka Suara
“5,39 persen ini lebih rendah dari perkiraan saya dari janji saya. Karena saya ingin 5,5 persen. Tetapi lumayan lah keseluruhan kita masih tumbuh 5,11 persen,” ujar Purbaya di Cikupa, Banten, Kamis (5/2/2026).
Ia menilai, realisasi ini lebih baik dari sebelumnya secara keseluruhan tahun. Begitu pula bila dilihat secara kuartal, ekonomi Indonesia tertinggi sejak kuartal III-2022.
“Paling penting apa, arah ekonomi sudah membalik, tadi kan 4, sekian, 5, sekian sekarang 5,39 persen itu tertinggi sejak 4 sampai 5 tahun terakhir. Jadi lumayan ada sinyal pembalikan ekonomi,” terang dia.
Purbaya melanjutkan, kebijakan yang sudah diinisiasi belum berjalan seluruhnya. Kebijakan itu diharapkan mulai segera dan bisa memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi 2026.
“Ini awal karena sebagian masih belum jalan, tapi saya harapkan tahun ini akan lebih baik lagi. Kami akan ke KL agar mereka tepat sasaran dan kami akan juga aktifkan satgas debottlenecking itu supaya kendala bisnis bisa diatasi,” kata dia.
Baca Juga: PNM Siap Diambil Alih oleh Purbaya dari Danantara untuk KUR
Diketahui, konsumsi rumah tangga mengambil andil terbesar dalam perekonomian RI. Bahkan, pada kuartal IV-2025, konsumsi berada di atas level 5 persen.
“Sampai Agustus tahun lalu konsumsi melambat sekali. Kita perbaiki sedikit konsumsi naik. Itu cukup bagus, ada pembalikan dari sebelumnya,” pungkas dia.

[…] Akui Belum Tepati Janji, Purbaya Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,39% Masih Oke […]