PDIP Sebut Masalah Prabowo Warisan Era Jokowi, Kenapa?
Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, menilai berbagai persoalan yang kini dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan akumulasi masalah yang telah muncul sejak periode kedua pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurut Hasto, tantangan yang sedang dihadapi pemerintah saat ini tidak muncul secara tiba-tiba. Ia menilai sebagian besar persoalan tersebut telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintahan baru.
Baca Juga : Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Berubah per Juni 2026
“PDI-P memandang penting adanya objektivitas dalam melihat situasi nasional. Berbagai tantangan ekonomi, fiskal, tata kelola pemerintahan, hingga persoalan sosial yang saat ini dihadapi Presiden Prabowo merupakan persoalan yang sebagian besar merupakan warisan dari pemerintahan Joko Widodo pada periode kedua,” kata Hasto kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menanggapi momen kebersamaan Presiden Prabowo dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.
PDI-P Ajak Semua Pihak Dukung Pemerintah
Hasto menegaskan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah perlu dipandang secara objektif dan tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintahan yang baru berjalan.
Menurutnya, situasi saat ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen bangsa agar berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Karena itu dibutuhkan semangat persatuan nasional dan kerja sama seluruh elemen bangsa untuk membantu pemerintah mencari solusi terbaik,” kata Hasto.
Ia juga menyoroti pentingnya semangat persatuan di tengah berbagai tantangan ekonomi, fiskal, tata kelola pemerintahan, hingga persoalan sosial yang sedang dihadapi Indonesia.
Apresiasi Kehangatan Prabowo dan Megawati
Dalam kesempatan yang sama, Hasto menyampaikan apresiasi atas suasana akrab yang terlihat antara Prabowo dan Megawati saat peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurutnya, interaksi hangat yang ditunjukkan kedua tokoh nasional tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan persaudaraan yang dibutuhkan bangsa saat menghadapi berbagai tantangan.
“PDI-P merasa terhormat dan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila,” ucap Hasto.
“Kehangatan tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini,” sambungnya.
Hasto menambahkan bahwa Megawati dan Prabowo sama-sama menunjukkan sikap saling menghormati sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan Indonesia.
“Ibu Megawati dan Presiden Prabowo sama-sama menunjukkan penghormatan satu sama lain sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab sejarah terhadap masa depan Indonesia,” pungkas Hasto.
Momen Prabowo dan Megawati Bergandengan Tangan Jadi Sorotan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjadi perhatian publik usai menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Keduanya terlihat meninggalkan lokasi acara dengan wajah penuh senyum sambil bergandengan tangan.
Baca Juga : Rusia Pecahkan Rekor Serangan Rudal ke Ukraina
Berdasarkan tayangan Sekretariat Presiden, usai upacara selesai Prabowo terlebih dahulu turun dari mimbar untuk menyalami sejumlah tokoh nasional, termasuk Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin.
Setelah menyapa para tamu undangan dan jajaran pejabat negara, Prabowo sempat berbincang di ruangan belakang mimbar bersama sejumlah tokoh, di antaranya Jusuf Kalla, Ma’ruf Amin, Megawati, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Dalam momen tersebut, Megawati terlihat berusaha meraih tangan Prabowo. Awalnya Prabowo tampak mengira dirinya diminta berjalan lebih dahulu, namun kemudian menyadari maksud Megawati dan langsung menyambut uluran tangan tersebut.
Keduanya kemudian berjalan berdampingan sambil bergandengan tangan dan tampak semringah saat meninggalkan area acara. Momen tersebut mengingatkan publik pada kebersamaan Prabowo dan Megawati yang pernah berjuang bersama dalam Pemilihan Presiden 2009.

[…] PDIP Sebut Masalah Prabowo Warisan Era Jokowi, Kenapa? […]