Airlangga Buka Suara soal Harga BBM Non Subsidi, Ini Nasibnya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah hingga saat ini belum memiliki rencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, termasuk jenis Pertamax dan sejenisnya.
Menurut Airlangga, harga minyak dunia yang berada di kisaran US$ 76 per barel masih relatif dekat dengan asumsi harga minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang ditetapkan sebesar US$ 70 per barel.
Baca Juga : Konflik Memanas, Iran Pastikan Balaskan Serangan!
“US$ 76 itu masih dekat dengan APBN kita. Jadi untuk ke depan masih aman. Belum ada, belum ada (kenaikan),” kata Airlangga menjawab pertanyaan soal harga BBM Non subsidi, Senin (6/4/2026).
Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global.
“Pemerintah dan Pertamina memutuskan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi Pertalite dan solar. Nanti pak Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa) menjelaskan selama harga minyak tidak lebih dari US$ 97 average, harga BBM ini bisa kita pertahankan sampai Desember 2026,” jelas Airlangga.
Pemerintah Masih Bahas Formulasi Harga BBM Non Subsidi
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan terkait penetapan harga BBM non subsidi bersama berbagai pihak.
Diskusi tersebut tidak hanya melibatkan PT Pertamina (Persero), tetapi juga badan usaha swasta yang bergerak di sektor energi.
“Menyangkut dengan harga BBM non-subsidi, kita lagi melakukan pembahasan. Nah pembahasan ini sudah tentu melibatkan juga adalah badan swasta lainnya, dan sampai dengan sekarang kita lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana,” terang Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (6/4/2026).
Baca Juga : MUI Sebut Dubes Iran Bantu Permudah Kapal Tanker RI Lewat Hormuz!
Meski demikian, Bahlil belum dapat memastikan kapan proses pembahasan tersebut akan selesai. Ia menegaskan bahwa hasil pembahasan nantinya akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.
“Nah tunggu sampai selesai, saya akan kabari. Yang jelas bahwa pemerintah sangat memahami kondisi yang hari ini masyarakat yang ada di tengah-tengah masyarakat. Baik itu yang untuk subsidi maupun non-subsidi, ya,” tegas Bahlil.

[…] Airlangga Buka Suara soal Harga BBM Non Subsidi, Ini Nasibnya […]
[…] Airlangga Buka Suara soal Harga BBM Non Subsidi, Ini Nasibnya […]