Tensi Memanas! Iran Pastikan Akan Balas Semua Serangan dari AS
Iran akhirnya buka suara terkait ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam akan kembali melancarkan serangan besar terhadap Teheran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa pihaknya siap melakukan pembalasan atas setiap serangan yang ditujukan kepada negaranya.
“Reaksi Iran akan melakukan pembalasan terkait serangan apapun. Angkatan Bersenjata kami sudah sangat jelas bahwa serangan terhadap infrastruktur kritis, kita akan membalasnya,” kata Baghaei saat wawancara dengan Al Jazeera dan dirilis Senin (6/4/2026).
Baca Juga: Iran Bisa Perbaiki Bunker Hitungan Jam setelah Diserang, Ungkap Intelijen AS
Baghaei menyebut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) akan menargetkan aset milik AS maupun pihak yang dianggap mendukung operasi militer Washington terhadap Iran.
Ia juga menilai ancaman yang disampaikan Trump mencerminkan pola pikir yang berbahaya.
“Ini sama saja dengan hasutan untuk melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” tutur Baghaei.
“Dan saya akan bilang genosida karena mengancam bakal menyerang infrastruktur kritis suatu negara, sektor energi. Itu berarti Anda ingin membahayakan seluruh penduduk,” lanjut dia.
Ancaman Serangan dan Dampak Global
Pernyataan tersebut muncul setelah Trump mengancam akan menyerang infrastruktur energi dan sipil Iran jika tidak membuka Selat Hormuz.
Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump bahkan melontarkan peringatan keras.
“Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, Hari Jembatan, semuanya digabung jadi satu di Iran. Tidak akan, ada yang seperti itu,” kata Trump.
“Buka Selat sialan itu, brengsek atau Anda akan hidup di neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah (Praise to be Allah/Alhamdulillah),” sambung dia.
Trump juga menuliskan waktu spesifik dalam unggahan terpisah.
“Selasa pukul 20.00 waktu bagian Timur,” tulisnya, yang setara dengan 23.30 WIB.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Baca Juga: Benarkah AS-Iran sedang Negosiasi Gencatan Senjata Diam-diam?
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta ribuan warga sipil lainnya.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke Israel dan aset militer AS di kawasan Teluk, sekaligus menutup Selat Hormuz.
Penutupan jalur vital energi global itu memicu kekhawatiran krisis energi di berbagai negara, dengan sejumlah pemerintah mulai mengambil langkah seperti pembatasan pembelian bahan bakar hingga penerapan kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara.

[…] Tensi Memanas! Iran Pastikan Akan Balas Semua Serangan dari AS […]
[…] Tensi Memanas! Iran Pastikan Akan Balas Semua Serangan dari AS […]