Mojtaba Khamenei Muncul, Serukan Persatuan di Tengah Ketegangan Iran-AS
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pesan tertulis kepada rakyat Iran pada Kamis (4/6/2026), berisi seruan untuk menjaga persatuan nasional di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat (AS).
Dalam surat tersebut, Mojtaba menuding pihak lawan tengah berupaya menciptakan perpecahan di dalam negeri Iran melalui berbagai cara yang dapat melemahkan solidaritas masyarakat.
“Musuh yang jahat sedang berusaha menanam benih keraguan, keputusasaan, ketakutan, ketidakpercayaan, dan perpecahan di antara masyarakat,” kata Khamenei dalam suratnya.
Ia meminta seluruh lapisan masyarakat tetap bersatu dan tidak terpengaruh oleh upaya yang disebutnya sebagai agenda tersembunyi dari pihak lawan.
“Dalam menghadapi niat buruk ini, semua orang harus, melalui keteguhan hati, wawasan, menjaga persatuan dan kohesi… menetralisir plot jahat mereka,” lanjutnya.
Pesan tersebut dibacakan oleh seorang pemimpin doa di makam pendiri Revolusi Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, dalam peringatan 37 tahun wafatnya tokoh yang memimpin revolusi Iran pada 1979.
Baca Juga: Kebutuhan Dolar Diakui BI Masih Tinggi, untuk Utang dan Dividen
Mojtaba Masih Jarang Tampil di Hadapan Publik
Peringatan tahun ini berlangsung dalam suasana berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika sejak 1989 mendiang Ali Khamenei rutin menyampaikan pidato langsung dalam upacara tahunan tersebut, kali ini sebuah kursi kosong yang dihiasi foto dirinya ditempatkan di kompleks makam sebagai simbol penghormatan.
Ali Khamenei diketahui tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026. Peristiwa itu memicu konflik regional yang kemudian berkembang menjadi perang berskala besar.
Meski sempat dihentikan melalui gencatan senjata pada 8 April 2026, upaya diplomasi yang dilakukan setelahnya belum menghasilkan kesepakatan damai permanen.
Mojtaba Khamenei yang menggantikan posisi ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret lalu hingga kini masih jarang tampil di hadapan publik.
Sejak menjabat, ia lebih banyak menyampaikan arahan kepada masyarakat melalui pernyataan tertulis.
Walaupun tidak hadir secara langsung dalam upacara peringatan tersebut, foto Mojtaba dipasang berdampingan dengan dua pemimpin tertinggi Iran sebelumnya di kompleks makam yang berada di selatan Teheran.
Siaran langsung dari lokasi juga memperlihatkan para peserta membawa bendera Republik Islam Iran serta spanduk kelompok Hizbollah Lebanon yang selama ini mendapat dukungan dari Teheran.
Baca Juga: Modus Korupsi MBG Diungkap Kejagung, Libatkan Yayasan Mitra
Di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung, pemerintah Iran tetap mempertahankan sikap bahwa setiap kesepakatan damai dengan AS harus mencakup penghentian konflik secara menyeluruh di kawasan Timur Tengah.
Teheran juga mengaitkan proses perdamaian dengan situasi di Lebanon, tempat Hizbollah masih terus melakukan serangan terhadap Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran.

[…] Baca Juga: Mojtaba Khamenei Muncul, Beri Pesan Persatuan di Tengah Ketegangan […]