Prabowo: Pandemi Jadi Pelajaran, RI Harus Swasembada Pangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemandirian pangan menjadi syarat utama bagi sebuah negara untuk benar-benar merdeka.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat.
“Karena itu, hari ini kita telah mencatat suatu kemenangan yang penting. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat, tidak ada. Tidak mungkin. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau makan pangan tergantung bangsa lain,” papar Prabowo, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: 1,5 Tahun Pemerintahan Prabowo Diklaim Hasilkan Prestasi Nyata
Pandemi Jadi Peringatan Penting
Prabowo mengingatkan pengalaman saat pandemi Covid-19, ketika sejumlah negara produsen beras menahan ekspor demi kebutuhan dalam negeri.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk tidak bergantung pada negara lain, terutama dalam hal pangan dan energi.
“Ini sudah dibuktikan, begitu ada Covid, negara yang punya beras tidak mau jual ke kita. Saya tahu waktu itu, saya sudah jadi menteri, saya ngerti benar-benar. Presiden kita waktu itu sampaikan ke saya, beliau terbang ke sini ke sana nego sama pemimpin-pemimpin negara yang punya beras,” terang Prabowo.
Dia menegaskan pandemi menjadi peringatan keras agar Indonesia memperkuat kemandirian nasional.
“Covid pembuka mata, pandemi adalah warning, adalah peringatan, adalah lampu kuning. Bangsa Indonesia jangan mau, jangan lengah, jangan tergantung bangsa lain, apalagi untuk makan, juga untuk BBM,” tutur dia,.
Baca Juga: Sering Dikritik Ke Luar Negeri, Prabowo Sebut untuk Amankan Minyak!
Klaim Swasembada Tercapai Lebih Cepat
Prabowo juga menyoroti potensi besar sumber daya alam Indonesia yang dinilai mampu mendukung kemandirian pangan dan energi.
“Yang Maha Esa telah memberi karunia luar biasa. Ternyata dari pertanian kita bisa tidak tergantung bangsa lain. Juga soal energi, dari kelapa sawit kita bisa menghasilkan solar, dari singkong kita hasilkan etanol untuk bensin, dari tebu kita juga bisa hasilkan etanol,” jelas Prabowo.
Ia pun mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat tercapai dalam waktu empat tahun.
“Luar biasa. Waktu saya dilantik jadi presiden, saya beri target empat tahun swasembada pangan,” kata dia.
Namun, menurut dia, capaian tersebut berhasil diraih lebih cepat dari target yang ditetapkan.
“Terima kasih seluruh komunitas pangan di Indonesia. Saudara bekerja bersatu, kompak bersatu. Hasilnya, empat tahun, satu tahun kita sudah swasembada. Satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri. Satu tahun tidak tergantung bangsa lain, saudara-saudara,” pungka dia.
Baca Juga: Prabowo Sebut 70% Perdagangan Lewat Laut Indonesia

[…] Baca Juga: Prabowo Sebut Pandemi jadi Pelajaran, RI Harus Swasembada Pangan […]
[…] Baca Juga: Prabowo Sebut Pandemi Jadi Pelajaran, Nilai RI Harus Swasembada Pangan […]