Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi “Aman” hingga Lebaran
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga perayaan Idul Fitri 2026. Kepastian ini disampaikan meskipun harga minyak dunia tengah bergejolak akibat konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.
“Harga BBM untuk subsidi saya pastikan bahwa sampai hari raya (Idul Fitri) tidak ada kenaikan apa-apa, meskipun ada kenaikan harga minyak karena perang Israel – Amerika dengan Iran,” kata Bahlil, di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga : Ini Calon Pengganti Khamenei, Mojtaba Khamenei
Berbeda dengan BBM subsidi, harga BBM non-subsidi mengikuti mekanisme pasar yang diatur pemerintah. Penyesuaian harga umumnya dilakukan setiap bulan, sehingga kenaikan harga minyak global berpotensi mempengaruhi harga produk seperti Pertamax dan Pertamax Plus.
“BBM non-subsidi memang mekanisme pasar sesuai Permen tahun 2022 daripada ESDM,” kata Bahlil.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) guna mengantisipasi ketersediaan energi menjelang Idul Fitri.
Ia menyebutkan stok BBM subsidi saat ini berada pada level aman, yakni setara dengan cadangan nasional selama 20 hari.
“Jadi tidak ada keraguan sekalipun ada dinamika global di Iran dan Israel,” kata Bahlil.
Di tengah konflik geopolitik yang memanas, harga minyak dunia mengalami lonjakan signifikan. Mengacu data Refinitiv per pukul 10.00 WIB, harga minyak mentah acuan global Brent Crude tercatat di level US$82,03 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$74,95 per barel.
Secara harian, Brent naik tipis dari posisi penutupan Selasa (3/3/2026) di US$81,40 per barel. Namun jika dibandingkan dengan posisi pada 24 Februari 2026, kenaikannya cukup tajam.
Saat itu, Brent masih berada di level sekitar US$70,77 per barel. Artinya, dalam kurun kurang dari dua pekan harga minyak melonjak lebih dari US$11 per barel. Tren serupa juga terlihat pada WTI yang naik dari US$65,63 pada 24 Februari menjadi hampir US$75 per barel.
Baca Juga : 19% Minyak Impor RI Ternyata Lewat Selat Hormuz, Ini Tanggapan Pertamina

[…] Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi “Aman” hingga Lebaran […]
[…] Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi “Aman” hingga Lebaran […]
[…] Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi “Aman” hingga Lebaran […]