Daftar Kapal yang Jadi Korban Serangan di Selat Hormuz Sejak Pecah Konflik
Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memicu gangguan besar pada jalur perdagangan global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas dunia.
Ketegangan meningkat setelah Korps Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa kapal yang melintas di wilayah tersebut berpotensi menjadi target serangan, menyusul serangan udara AS dan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026.
01 Maret 2026
Gelombang serangan terhadap kapal komersial dimulai ketika satu kru kapal tanker MKD Vyom tewas akibat hantaman proyektil di lepas pantai Oman.
“Seorang anggota kru tewas di atas kapal tanker minyak mentah MKD Vyom setelah terkena proyektil saat kapal berlayar di lepas pantai Oman,” demikian pernyataan resmi V.Ships.
Pada hari yang sama, kapal tanker Hercules Star juga dihantam proyektil di wilayah Uni Emirat Arab (UEA), sementara kapal Skylight dievakuasi setelah mengalami serangan di dekat Kumzar.
Baca Juga: Trump Targetkan 2-3 Minggu, Perang Iran Segera Berakhir?
02 Maret 2026
Serangan berlanjut dengan kapal tanker Stena Imperative yang menjadi sasaran dua proyektil saat berada di pelabuhan Bahrain, memicu kebakaran besar dan evakuasi kru.
03 Maret 2026
Kapal Libra Trader dan Gold Oak mengalami kerusakan ringan akibat serangan di dekat pelabuhan Fujairah, UEA.
04 Maret 2026
Kapal kontainer Safeen Prestige mengalami kerusakan parah setelah dihantam proyektil di utara Oman, yang menyebabkan kebakaran di ruang mesin dan memaksa kru meninggalkan kapal.
05 Maret 2026
Kapal tanker Sonangol Namibe mengalami ledakan saat berlabuh di Irak.
“Kapal tanker minyak mentah Sonangol Namibe terkena ledakan saat berlabuh di dekat pelabuhan Khor al Zubair Irak,” lapor pihak Sonangol Marine Services.
06 Maret 2026
Sebuah kapal tunda yang beroperasi bersama Safeen Prestige turut menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz.
07 Maret 2026
Dilaporkan adanya dugaan serangan drone terhadap kapal di wilayah Arab Saudi, dengan sebagian besar kru berhasil dievakuasi.
11 Maret 2026
Serangan besar terjadi terhadap lima kapal sekaligus, termasuk kapal Mayuree Naree yang terbakar hebat.
“Kebakaran terjadi di atas kapal dan memicu kru untuk segera melakukan evakuasi,” tulis manajemen Precious Shipping.
12 Maret 2026
Kapal Source Blessing mengalami kerusakan akibat fragmen proyektil, meski seluruh kru dilaporkan selamat.
Baca Juga: Mengakhiri Perang Iran Tak Semudah Klaim Trump, Kenapa Bisa?
17 Maret 2026
Sebuah kapal tanker gas Kuwait terkena serangan di wilayah UEA saat sedang berlabuh.
19 Maret 2026
Serangan terjadi di wilayah Qatar yang menyebabkan kerusakan besar pada kompleks gas utama dunia.
22 Maret 2026
Kapal lain kembali dihantam proyektil di wilayah UEA, namun seluruh kru dilaporkan selamat.
30 Maret 2026
Kapal tanker Al Salmi terbakar setelah dihantam serangan saat berada di lepas pantai Dubai.
“Serangan tersebut menyebabkan kerusakan lambung kapal, namun api berhasil dipadamkan tanpa ada kebocoran minyak dan tidak ada cedera pada kru,” jelas pihak Kuwait Petroleum Corp.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan kapal yang terkait dengan Israel.
“Garda Revolusi Iran menargetkan sebuah kapal kontainer di Teluk karena hubungannya dengan Israel,” lapor kantor berita Tasnim.
